Breaking News
Home / Medan / Terkait Jembatan Titi II Sicanang, “Hanya Keledai Mau Jatuh di Lubang Sama”
WOL Photo

Terkait Jembatan Titi II Sicanang, “Hanya Keledai Mau Jatuh di Lubang Sama”

MEDAN, Waspada.co.id – Tokoh masyarakat Medan Utara, Landen Marbun, menegaskan dari awal sudah meragukan kualitas proyek pembangunan Jembatan Titi II Sicanang. Sebab, mulai pengerjaan proyek pada tahun 2017 lalu, sudah terjadi amblas.

“Sejak awal, kita sudah meragukan kualitas pembangunan jembatan tersebut. Baru dibangun, lalu pada November 2017 sudah amblas,” ungkap mantan anggota DPRD Medan itu saat dimintai tanggapannya terkait pengerjaan jembatan tersebut, Rabu (7/11).

Dia juga mengaku, pengerjaan proyek tersebut pada tahun lalu terlalu dipaksakan. Mengingat, waktu pengerjaannya sangat terbatas. “Karena keterbatasan waktu, proyek itu ditunda,” jelas politisi Partai Nasdem Kota Medan ini.

Saat masih menjabat anggota DPRD Medan, Landen mengaku sudah meminta agar pengerjaan proyek dikerjakan sejak awal tahun anggaran 2018. Sebab, tahapan tender proyek sudah terpenuhi. “Faktanya, proyek itu dikerjakan Agustus 2018. Kita sangat ragukan kualitasnya. Sehingga terbukti, amblas lagi kan,” ketusnya.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan sudah diingatkan untuk menjaga kualitas jembatan itu karena arus air di sungai itu sangat deras. Termasuk menempatkan rekanan yang profesional untuk mengerjakan proyek itu.

“Jembatan Suramadu yang dibangun di atas laut saja bisa dilakukan. Padahal sudah menembus laut dan tidak diketahui kedalamannya. Masak jembatan kecil gini tidak bisa. Kita sudah ingatkan untuk memperhatikan kualitasnya, karena menyangkut jiwa dan keselamatan khalayak orang banyak,” imbuhnya.

Landen meyakini, penyebab amblasnya jembatan tersebut karena ketidakprofesionalan pemborong jembatan. Terbukti, jembatan tersebut sudah berulang kali amblas.

“Tahun 2017 sudah amblas, masa ini amblas lagi. Seharusnya, peristiwa ini tidak terjadi. Hanya keledailah yang jatuh ke lubang yang sama,” sindirnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengatakan pihaknya telah selesai membangun jembatan sementara agar dapat dilalui kendaraan roda empat di Sicanang. Namun dia tidak bisa memastikan jembatan darurat tersebut sampai kapan digunakan masyarakat setempat. “Jembatan sementara sudah dapat dilalui mobil. Sampai selesai dibangunlah digunakan,” terang Eldin saat ditemui usai paripurna Nota Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Medan terhadap R-APBD Kota Medan TA 2019 di DPRD Medan.

Menurutnya, amblasnya jembatan tersebut dikarenakan cuaca dan resiko faktor air yang tidak bisa ditebak. “(Jembatan amblas) terkendala karena cuaca. Resiko faktor air tidak bisa ditebak,” tukasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Minim Palang Pintu di Jalur KAI, Ini Kata DPRD Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Guna meminimalisir kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api, pemerintah harus memperhatikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: