Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Terduga Curanmor Tewas Digebuki, Keluarga Kecewa Aksi Main Hakim Sendiri Warga Johor
WOL Photo
WOL Photo

Terduga Curanmor Tewas Digebuki, Keluarga Kecewa Aksi Main Hakim Sendiri Warga Johor

MEDAN, WOL – Keluarga Wahyu Permadi (17) warga Jalan Eka Rasmi, Gang Eka Suka, Kecamatan Medan Johor, kecewa dengan sikap warga Jalan Karya Tani melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia karena dituduh sebagai pelaku curanmor, Minggu (8/10) subuh.

“Kami menyayangkan sikap arogansi warga Jalan Karya Tani, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor,” ungkap Ferri Adli salah seorang keluarga terduga pelaku curanmor kepada Waspada Online, Kamis (12/10).

Menurutnya, apabila Wahyu Permadi melakukan tindak pencurian seharusnya masyarakat tidak semena-mena dengan menghakiminya hingga tewas di lokasi. Sebab dari hasil pemeriksaan CCTV Wahyu tidak melakukan pencurian namun dilakukan oleh rekannya.

“Sanggup mereka (masyarakat) menghakimi adikku hingga tewas saat lagi shalat subuh karena dituduh sebagai pelaku curanmor. Padahal yang melakukan rekannya,” tutur pria yang mengenakan kemeja putih tersebut.

Ferri menuturkan kasus main hakim yang dilakukan warga terhadap Wahyu Permadi telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor: STPL/2028/K/X/2017/SPKT Restabes Medan, atas pelapor bernama Wahyudi Andoko selaku abang kandungnya.

“Kami terima kalau adik kami bersalah. Namun tidak ada hak warga main hakim hingga pelakunya meninggal dunia. Ini jelas telah melanggar hukum. Dalam kasus ini saya dan keluarga berharap kepada Kapolrestabes Medan agar mengusut kasus penganiayaan terhadap Wahyu agar para pelakunya segera ditangkap dan diadili,” harap Ferri.

Sementara itu, Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna, menerangkan kalau Wahyu Permadi bersama rekannya DPO terlibat aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di parkiran Masjid Al Ikhlas. Hal itu dibuktikan aksi keduanya terekam CCTV.

“Selain terekam CCTV aksi pelaku diketahui warga. Nah, karena kepergok warga pelaku Wahyu berpura-pura masuk ke masjid menunaikan shalat subuh. Namun modus pelaku gagal warga secara beramai-ramai langsung menangkap pelaku dan menghakiminya hingga tewas di lokasi,” sebutnya.

Diketahui, pelaku pencurian kendaraan bermotor tanpa identitas tewas usai dihajar warga usai ditangkap hendak membawa kabur sepeda motor.

Informasi yang diperoleh, aksi brutal warga bermula saat jamaah Mesjid Al Ikhlas mencurigai masuknya dua orang pengendara sepeda motor RX King ke parkiran mesjid.

Kemudian salah satu pelaku langsung menuju tempat wudhu sedangkan pelaku lain duduk di atas motor miliknya. Warga yang curiga terus mengintip gerak-gerik kedua pelaku. Saat jamaah menuaikam shalat subuh, pelaku menuju sepeda motor jamaah yang terparkir, setelah itu pelaku menghidupkan mesin sepeda motor.

Sial ketika ingin membawa kabur sepeda motor warga yang mengetahui aksi pencurian menutup gerbang masjid dari luar sehingga pelaku yang membawa motor terjatuh. Karena ketakutan, salah satu pelaku langsung lari ke belakang masjid dan tidak berhasil ditangkap. Sedangkan pelaku yang mengendarai RX King berhasil ditangkap warga dan tanpa dikomandoi pelaku dihakimi hingga tewas di tempat. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Ilustrasi

Poldasu Ciduk Perwira Pangkat AKP Terlibat Peredaran Narkoba

MEDAN, WOL – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut kembali meringkus anggota polisi berpangkat AKP terlibat ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.