Home / Medan / Tahun Ini Pembebasan Lahan Islamic Center Rampung
Istimewa
Istimewa

Tahun Ini Pembebasan Lahan Islamic Center Rampung

MEDAN, WOL – Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan, Sampurno Pohan, mengaku ada keterlambatan pembangunan Islamic Center seperti yang telah diungkap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, pada 2016 lalu. Penyebab keterlambatan ini dikarenakan masih belum selesainya masalah pembebasan lahan antara masyarakat di kawasan Martubung dengan Pemko Medan.

“Bagaimana kita mau bangun, kalau akses masuknya tidak ada. Insya Allah, sore ini kita akan melakukan pertemuan kedua dengan masyarakat setempat untuk membahas pembebasan jalan masuk. Mereka sangat mendukung pembangunan tersebut,” ungkapnya dalam rapat LPj Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2016, Selasa (19/9).

Menanggapi pernyataan Sampurno, anggota pansus LPj Wali Kota, Muhammad Nasir, mengaku Pemko Medan tidak mempunyai perencanaan matang dalam pembangunan Islamic Center. Sebab, anggaran telah dianggarkan namun pembebasan belum dilakukan.

“Dimana salahnya? Diperencanaan atau pembebasan? Kalau saya menilai, perencanaannya yang tidak serius atau amburadul,” sindirnya seraya mengingatkan proses pembebasan lahan harus memberikan ganti untung kepada masyarakat, bukan ganti rugi.

Pada kesempatan itu, Samporno menjelaskan pihaknya akan memaksimalkan lahan yang akan dibebaskan. Sebab, 18 hektar lahan yang harusnya turut ikut dibebaskan, tidak memiliki surat alas hak.

“Designnya kan 40 hektar, ternyata ada 18 hektar yang surat mencari tanah, tanah mencari surat. Sekarang yang akan dibebaskan 22 hektar dan saya yakin itu dapat dimaksimalkan,” jelasnya menerangkan telah melakukan kunjungan ke beberapa daerah yang sudah membangun Islamic Center.

Terkait dengan 22 hektar itu, Samporno mengaku telah berkoordinasi dengan Wali Kota Medan untuk mengelola dan membangun Islamic Center di lahan tersebut.

“Tahun ini, pembebasannya harus tuntas. 22 hektar itu akan kita optimalkan untuk pembangunan Islamic Center. Lahan itu bisa kok dibangun Islamic Center. Karena yang 18 hektar lagi tidak jelas surat-suratnya. Mudah-mudahan tidak goyang lagi dan 2018 dimulai pembangunannya,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Wakil Wali Kota Bitung Sulawesi Utara Kunjungi Medan

MEDAN, WOL – Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis, didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.