Newsticker
WOL / Medan / Tahun Depan Pemko Medan Akan Reformasi Juru Parkir
WOL Photo/M. Rizki
WOL Photo/M. Rizki

Tahun Depan Pemko Medan Akan Reformasi Juru Parkir

MEDAN, WOL – Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, berjanji akan memperbaiki pengelolaan retribusi parkir sesuai dengan Perda Kota Medan Nomor 9 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang telah megakomodir pengelolaan parkir tepi jalan umum melalui pihak ketiga.

Penegasan itu disampaikan Akhyar, menjawab usulan Fraksi PKS DPRD Medan, terkait reformasi juru parkir (jukir) dalam paripurna penyampaian nota jawaban Wali Kota Medan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Medan terhadap R-APBD TA 2017, Rabu (21/12).

“Tentang status juru parkir dapat kami jelaskan bahwa pengelolaan retribusi parkir tepi jalan umum dilaksanakan oleh juru parkir yang memiliki legalitas dari dinas perhubungan berupa Bed dan karcis parkir,” jelasnya.

Akhyar menambahkan, saat ini terdapat dua tipe juru parkir pada Dinas Perhubungan Kota Medan. Di antaranya juru parkir resmi yang merupakan tenaga harian lepas (honorer) resmi  yang penggajiannya dari APBD, namun jumlahnya sangat minim. Kedua juru parkir yang bukan tenaga harian lepas (honorer) yang penggajiannya diambil dari sebagian perolehan retribusi parkir yang dikelola.

“Kondisi ini terjadi akibat minimnya jumlah personil Dinas Perhubungan untuk mengelola. Jika seluruh juru parkir diangkat menjadi tenaga harian lepas (honorer), akan dibutuhkan pengalokasian anggaran yang cukup besar mengingat kebutuhan personil juru pakrir di Kota Medan diperkirakan berjumlah 2000 orang,” sambungnya seraya berjanji akan mengantisipasi persoalan tersebut pada tahun depan.

Untuk diketahui, Fraksi FPKS DPRD Medan meminta agar Pemko Medan melakukan reformasi penataan juru di Kota Medan sebagai langkah menyongsong pelaksanaan APBD 2017 dalam waktu dekat ini.

“Kenaikan target pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum sebesar Rp39,81 miliar perlu diapresiasi dan dikawal dalam pelaksanaannya. Fraksi PKS dalam beberapa kali sidang paripurna sudah sering menyampaikan tentang besarnya potensi parkir di tepi jalan umum Kota Medan,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, M Nasir, saat membacakan pandangan umum fraksi kemarin.

Ditambahkan, Fraksi PKS menginginkan pemerintah Kota Medan melalui dinas terkait berdiri tegak dan gagah untuk menyongsong dan mencapai besarnya potensi PAD dari sektor ini yang jaraknya hanya sejengkal tangan namun selama ini kurang serius dikejar.

“Beberapa solusi yang sudah disepakati antara lain adalah Dinas Perhubungan melakukan reformasi penataan juru parkir di Kota Medan. Karena selama ini penataan juru parkir tidak jelas. Kemudian, pembuatan zona parkir dan kotak parkir untuk memperjelas dimana tempat yang diizinkan untuk parkir dan dimana yang dilarang. Oleh karena itu, kami mempertanyakan status juru parkir di Kota Medan saat ini seperti apa dan bagaimana model pemberian upahnya. Mohon penjelasan,” urainya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

Anak-anak Panti Asuhan Yayasan Karya  Fa’omasi Zo’aya Gunung Sitoli, Nias Selatan, foto bersama setelah menerima bantuan dari Keluarga besar Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM) WOL Photo/Istimewa

YCKM Bantu Panti Asuhan Yayasan Karya Fa’omasi Zo’aya Gunung Sitoli

MEDAN, WOL – Keluarga besar Yayasan Cinta Kasih Mandiri (YCKM) memberikan bantuan kepada anak-anak Panti ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.