Home / Medan / Sukses di Johannesburg, ITDP Tawarkan Sistem BRT ke Medan
WOL Photo

Sukses di Johannesburg, ITDP Tawarkan Sistem BRT ke Medan

MEDAN, WOL – Intitute For Transportation & Development Policy (ITDP) siap membantu Pemko Medan dalam menciptakan public sistem transportasi yang baik, sekaligus upaya mengurai kemacatan arus lalulintas yang terjadi di Kota Medan.

Salah satu tawaran yang diajukan untuk mengonversi angkutan kota (angkot) dan taksi dengan pengoperasian moda transportasi modern yakni Bus Rapid Transport (BRT) seperti yang telah sukses diterapkan di Kota Johannesburg, Afrika Selatan.

Country Director ITDP Indonesia, Yoga Adiwinarto, mengatakan kesuksesan Kota Johannesburg menerapkan BRT sangat tepat untuk Kota Medan. Selain kondisi geografisnya sama, kultur dan watak masyarakat di Kota Johannesburg juga sama kerasnya. Bahkan, Yoga menilai watak warga kota yang terbesar di Afrika Selatan tersebut lebih keras dari watak warga Kota Medan. Meski demikian penerapan BRT sukses di kota dengan luas wilayah sekitar 269 km2 dengan penduduk 1,6 juta jiwa dengan 60 persen warga kulit hitam tersebut.

“Jadi kedatangan kita untuk membantu membuat konsep bagaimana mengajak para stakeholder angkutan umum yang ada di Kota Medan, terutama angkot dan taksi agar mau beralih menjadi BRT seperti yang telah sukses diterapkan di Kota Johannesburg. Di sana angkot dan taksi dulunya berjumlah 585 unit, tapi setelah dilakukan pendekatan  kini telah berkurang dan hanya menjadi 134 bus untuk melayani warga Kota Johannesburg,” kata Yoga di Balai Kota Medan, Rabu (21/3).

Mantan anggota Mayoral Committe For Transportation Johannesburg, Rehana Mossajee, mengatakan awalnya program ini mendapat tentangan dan protes keras dari para stakeholder angkutan kota di Kota johanberg yang didominasi warga kulit hitam. Mereka menolak habis-habisan program BRT yang mulai ditawarkan tahun 2006, sebab diyakini akan menghancurkan nasib para pengusaha maupun supir angkutan kota dan taksi di sana.

“Gelombang protes pun dilakukan namun Wali Kota Johannesburg tidak bergeming dan tetap menjalankan program BRT karena tujuannya untuk kebaikan bersama. Selanjutnya dilakukan pendekatan dengan para stakeholder angkutan, termasuk melaksanakan sejumlah workshop. Bahkan, sejumlah perwakilan stakeholder angkutan dibawa studi banding untuk melihat langsung sistem BRT yang telah sukses diterapkan di Kolombia dan Venezuela,” jelas Rehana.

Di samping itu tambah Rehana lagi, Wali Kota Johannesburg juga membuka akses langsung dengan para stakeholder angkutan terkait dengan penerapan sistem BRT. Dikatakannya, apapun permasalah yang dihadapi para stakeholder angkutan bisa langsung disampaikan kepada Wali Kota. Akhirnya tepat Agustus 2009, jelasnya, penerapan BRT terlaksana dengan baik di Kota Johannesburg. “Saat ini  baru ada dua koridor, rencananya akan dilakukan penambahan lagi,” paparnya.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, didampingi Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat dan Kepala Bappeda Wirya Al Rahman, sangat mengapresiasi tawaran yang disampaikan ITDP Indonesia tersebut. Apalagi Kota Medan akan menerapkan sistem Light Rail Transit (LRT) dan BRT dalam upaya menata sistem transportasi sekaligus mengurangi kemacetan di Ibukota Provinsi Sumatera Utara.

“Kita mengucapkan terima kasih dan menyambut positif tawaran ini, tentunya bisa membantu kita dalam penerapan sistem BRT nantinya. Semoga kita dapat mengadopsi kiat kesuksesan Kota Johannesburg  menerapkan sistem BRT. Apalagi tipikal maupun watak masyarakat di sana sama dengan warga Kota Medan,” tukas Wali Kota yang sekaligus menginstruksikan Kadishub dan Kepala Bappeda untuk mempelajari serta menindaklanjuti tawaran dari ITDP Indonesia tersebut.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Terkait Jembatan Titi II Sicanang, “Hanya Keledai Mau Jatuh di Lubang Sama”

MEDAN, Waspada.co.id – Tokoh masyarakat Medan Utara, Landen Marbun, menegaskan dari awal sudah meragukan kualitas ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: