Breaking News
Home / Medan / Spanduk Relawan Jokowi Saling Timpa, Relawan Bertuhan Protes
Koordinator Relawan Bertuhan, Safrizal El Barubara.(WOL Photo/M. Rizki)
Koordinator Relawan Bertuhan, Safrizal El Barubara.(WOL Photo/M. Rizki)

Spanduk Relawan Jokowi Saling Timpa, Relawan Bertuhan Protes

MEDAN, WOL – Hiruk pikuk pernikahan putri semata wayang Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu Siregar, dengan putra asal Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, menjadi sorotan penting di seluruh penjuru tanah air, tak terlepas para relawan yang konsisten mendukung Jokowi sejak Pilpres 2014 hingga kini.

Masing-masing relawan pun secara serempak menyebarkan spanduk dengan berbagai tulisan yang berisikan pujian, pantun bahkan nasihat kepada kedua mempelai. Namun, sikap kurang terpuji para relawan Jokowi lainnya dengan menimpa spanduk milik relawan Jokowi dari kelompok Relawan Bertuhan (Bersama Rakyat bantu Harimau Nasional) menjadi persoalan di antara mereka.

Seperti yang diungkap Koordinator Relawan Bertuhan, Safrizal El Barubara, Sabtu (25/11) sore. Di mana pihaknya membuat gerakan seperti ini (menebar spanduk nasihat, red) sebatas ingin menunjukkan bahwa Relawan Bertuhan dari sejak Pak Jokowi maju sudah eksis.

“Anehnya, spanduk yang kita sebar tak nampak di Kota Medan. Padahal spanduk bertuliskan ‘Cerita cinta mas Bobby dan mbak Kahiyang menjemput berkah ngunduhan di Kota Medan. Jika ingin menjadi warga Kota Medan yang disayang, jangan buang sampah sembarangan, ditimpa sama relawan lainnya. Jangan gini caranya, berkarya dong, jangan seperti itu,” ketusnya.

Safrizal menambahkan, dalam prosesi Ngunduh Mantu ini, banyak pesan yang mau ia dan relawan lainnya sampaikan kepada Presiden Jokowi. Misalnya, soal jalan yang sudah dibeton namun masih terlihat bergelombang. Seharusnya, proyek nasional dan daerah punya spesifikasi yang sama. Begitu juga soal sampah yang ada di mana-mana. Belum lagi papan reklame yang menjamur di zona larangan dan masih banyak permasalahan lainnya yang menjadi catatan khusus bagi Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan.

“Kami sebagai mata Pak Jokowi di daerah. Kami ungkapkan ke media massa agar diketahui juga oleh Pak Jokowi langsung bahwa di Medan sangat banyak persoalan. makanya hari ini kami membagi-bagikan cendera mata bertuliskan pantun bersih-bersih agar tidak buang sampah sembarangan,” ujarnya.

“Ini bentuk kampanye dan ungkapan bahwa kami turut simpati dengan diadakannya resepsi nikah Ngunduh Mantu di Kota Medan ini,” sambungnya.

“Lalu buat Pak Jokowi, di sinilah politik pembangunan beliau terapkan dan tegakkan juga. Artinya, dengan momentum pesta ini semua haruslah berbenah. Walau pun pembenahan itu terjadi karena kejar tayang dan kejar deadline jadinya tidak sempurna,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pengurus DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara, Brilian Muchtar (WOL Photo)

PDIP Sumut Masih Tunggu Keputusan Pusat Soal Calon Gubsu

MEDAN, WOL – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sumatera Utara (DPD PDIP Sumut), ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.