Home / Medan / Sosialisasikan Perda HIV, Jangga Siregar Minta Orangtua Awasi Perilaku Anak
WOL Photo

Sosialisasikan Perda HIV, Jangga Siregar Minta Orangtua Awasi Perilaku Anak

MEDAN, Waspada.co.id – HIV dan AIDS atau sering disebut Human Immuno Deficiency Virus adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. Adapun virus tersebut menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah. Sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Hanura, Jangga Siregar, saat menggelar Sosialisasi ke-VII Perda Kota Medan Nomor 1 tahun 2012 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Jalan Pematang Pasir Gang Wakaf Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, Minggu (7/4) pagi.

Dikatakan Jangga, berdasarkan data BPN Pusat ada sekitar 2,2 persen dari 262 juta penduduk Indonesia yang menggunakan narkoba. Dalam sehari, ada 37 hingga 40 orang meninggal sia-sia karena penyakit yang ditimbulkan oleh narkoba. Di mana penggunaan narkoba itu merupakan pintuk masuk HIV ke dalam tubuh manusia.

“Jadi, cara paling efektif untuk mencegah penularan HIV ada 6 yang saya ketahui. Pertama, kita harus mengerti dengan benar cara penularan dan penyebaran HIV tersebut. Kedua, hindari alkohol dan obat-obatan terlarang, ketiga lakukan hubungan seks yang aman, keempat jangan pernah berbagi jarum suntik, kelima hindari menyentuh darah dan cairan tubuh orang yang terinfeksi dan terakhir lakukan perawatan medis jika ibu-ibu sedang hamil,” ucapnya kepada ratusan ibu-ibu peserta sosialisasi.

Lebih lanjut Jangga yang duduk di Komisi C DPRD Medan ini menyebut di tahun 2018, para pengguna narkoba mayoritas adalah generasi muda dan para pelajar. Sementara pada tahun 2017 penggunaan narkoba di dominasi para pekerja.

“Dari total 87 juta anak maksimal 18 tahun tercatat ada 5,9 juta yang tercatat sebagai pecandu. KPAI sudah menangani 2.218 kasus terkait masalah kesehatan dan NAPZA yang menimpa anak-anak. Sebanyak 15,69 persen di antaranya kasus anak pecandu narkoba dan 8,1 persen kasus anak sebagai pengedar narkoba,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jangga memberikan tips kepada ratusan ibu-ibu peserta sosialisasi bagaimana cara kita melindungi anak-anak agar terhindar dari paparan obat terlarang. Tips awal yakni jalin komunikasi sejak dini soal bahaya narkoba, fokus pada hal positif dan ciptakan keharmonisan keluarga.

“Selanjutnya hadapi masalah dengan cepat, bangun ikatan emosional, berikan contoh kasus yang nyata dan terakhir kenali pergaulan anak. Semoga apa yang saya sampaikan ini dapat memberikan kita pemahaman cara mencegah penyebaran HIV dan AIDS menghentikan peredaran narkoba,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Diduga Tak Netral, Wakil Ketua DPRD Medan Bilang Ini Untuk Pejabat Pemko

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, menyebut beberapa waktu belakangan, masyarakat di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: