Home / Fokus Redaksi / Siapa Sebenarnya Pemberi Izin Pengantin Naik Helikopter Polri?
Istimewa

Siapa Sebenarnya Pemberi Izin Pengantin Naik Helikopter Polri?

MEDAN, WOL – Masyarakat masih bertanya-tanya tentang pemberian izin warga sipil menaiki helikopter milik Polda Sumut untuk kepentingan pernikahan.

Pasalnya, seharusnya kendaraan milik institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hanya digunakan untuk kegiatan kedinasan untuk memantau situasi keamanan.

“Kok bisa warga sipil naik helikopter Polda Sumut untuk acara pernikahan. Apakah sudah ada izinnya dan siapa yang telah memberikan izin,” tanya salah seorang warga yang enggan menyebutkan identitasnya.

Pria berusia 35 tahun ini menilai seharusnya helikopter hanya boleh digunakan untuk kepentingan dinas Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus, untuk memantau situasi keamanan Wilayah Sumatera Utara melalui jalur udara.

“Memang kami masyarakat awam. Namun kita semua tahu lah kalau kendaraan dinas Polri digunakan sesuai peruntukannya. Ini malah untuk pesta perkawinan. Kalo gitu masyarakat bisa dong untuk menggunakannya,” ucapnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengungkapkan helikopter yang dinaiki pasangan pengantin ini statusnya BKO. Untuk itu, akan melapor kemudian menyerahkan hasil penyelidikan kepada Mabes Polri. Namun, jika ada perintah atau petunjuk lebih untuk dilakukan penyelidikan dan pendalaman secepatnya akan dilaksanakan.

“Tidak ada aturan yang memperbolehkan untuk memanfaatkan sarana untuk kepentingan pribadi atau kelompok, terkecuali untuk urusan dinas,” ungkap Kapolda.

“Yang pasti tim masih terus melakukan klarifikasi siapa yang menyelenggarakan itu. Masih terus dikembangkan untuk diminta pertanggungjawabannya,” tegas Kapoldasu.

Diketahui, pada Minggu (25/2) sekira pukul 10.00 WIB, kru helikopter Polda Sumut melaksanakan Maintenance Flight setelah pengecekan radio helikopter yang membutuhkan jarak frekuensi sekitar 25 nm dengan  bandara.
Setelah dilakukan pengecekan hasilnya kurang bagus, sehingga pilot helikopter atas nama Iptu Togu memutuskan untuk mendarat dulu dan mencari lapangan terdekat guna dilakukan pemeriksaan oleh tehnisi, akhirnya helikopter mendarat disebuah lapangan yang terletak di samping Mapolres Pematang Siantar.

Pada saat pengecekan radio oleh teknisi, di lapangan tersebut sedang ada calon pengantin bernama Fihzan Widyatama Ginting dan Sartika Ayuningsih Sipahutar yang melaksanakan foto prewedding.

Di saat bersamaan pasangan pengantin itu menemui pilot untuk meminta foto dekat helikopter polisi yang sedang mendarat. Mengingat sebagai rasa kebanggaan mereka foto dekat helikopter Polri.

Kemudian, pasangan pengantin di izinkan mengambil foto disamping helikopter oleh pilot. Setelah pemeriksaan oleh teknisi dan radio selesai, pilot melanjutkan penerbangan ke Lanud Soewondo untuk mengisi BBM dan selanjutnya kembali Ke Mapolda Sumut.

Namun kenyaataannya lain, pasangan pengantin tidak saja mengambil foto di dekat helikopter, tetapi turut terbang bersama pilot yang kini videonya kini viral di media sosial. (wol/lvz/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Melintas di Lanud Soewondo Harus Bayar Stiker

MEDAN, Waspada.co.id – Saat ini pengendara sudah tidak sembarangan melintas di area Lanud Soewondo. Pasalnya, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: