_
Home / Fokus Redaksi / Setelah Dikritik Korban Penculikan, DPC PDIP Kota Medan Bereaksi
Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE. (WOL Photo)

Setelah Dikritik Korban Penculikan, DPC PDIP Kota Medan Bereaksi

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca anggota DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan, mengkritik keras sikap DPC PDIP Kota Medan dan DPD PDIP Sumut yang lamban menangani kasus penculikannya dimuat dalam laman Waspada Online kemarin, akhirnya Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE, buka suara.

Di mana dewan yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan ini mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas semua pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan rekan se-partainya.

“Kita memberikan apresiasi atas langkah cepat pihak jajaran aparat kepolisian terutama pihak Poldasu yang telah menangkap salah satu pelaku.Tapi, kita tetap mendesak agar seluruh pelaku penculikan kader PDI Perjuangan yang juga Bendahara DPC sekaligus anggota DPRD Medan saudara Boydo HK Panjaitan bisa ditangkap,” pintanya.

Hasyim berkeyakinan di bawah kepemimpinan Bapak Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, seluruh pelaku bisa ditangkap. Secara tegas, pihaknya siap mengawal kasus ini hingga selesai.

“Saat ini seluruh prosedur hukum sedang berjalan. Maka kasus ini akan kita kawal sampai tuntas,” ujarnya.

Hasyim menambahkan, penculikan dan penganiayaan Boydo HK Panjaitan tersebut sudah tergolong tindakan premanisme. Sehingga hal itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Apa yang menimpa saudara kami Boydo HK Panjaitan sudah tidak bisa dibiarkan. Bagaimana pun ini sudah menyangkut masalah tindakan premanisme yang sudah menjadi musuh bersama, serta menyangkut nama baik PDI Perjuangan dan anggota DPRD Medan sehingga proses hukum harus berjalan, tidak ada pembiaran agar tindakan serupa tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Hasyim berkilah, sedari awal sudah melakukan pendampingan terhadap Boydo.

“DPC PDI Perjuangan sejak dari awal kasus penculikan ini hingga dilaporkan ke Polrestabes Medan sudah mendampingi saudara Boydo HK Panjaitan dengan mengirimkan langsung Sekretaris DPC PDI Perjuangan saudara Sastra. Ini sebagai bentuk atensi dan tanggung jawab kami kepada kader. Dan kami mengirimkan saudara Boydo sebagai saksi karena adanya dugaan penyimpangan suara,” terangnya.

Pada berita sebelumnya, anggota DPRD Medan korban penculikan rekan sesama partai Boydo HK Panjaitan mengaku heran terhadap sikap DPC PDIP Medan dan DPD PDIP Sumut yang begitu santai menanggapi kasus penculikan yang menimpa dirinya pada saat penghitungan ulang suara di daerah pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Petisah, Jumat (10/5) lalu.

Dalam kesempatan itu, Boydo mengapresiasi pihak jajaran Poldasu karena telah menangkap salah seorang pelaku penculikan.

“Kalau tidak ada Pak Trimedya Panjaitan dan Pak Junimart Girsang yang turun langsung menangani kasus ini, saya mungkin entah jadi apa. Saya juga sejak awal sudah membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Boydo Panjaitan Buka Suara Tentang Penculikannya

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan korban penculikan rekan sesama partai Boydo HK Panjaitan mengaku ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.