Home / Medan / Satpol PP Kembali Tertibkan PK5 Pasar Sikambing
WOL Photo

Satpol PP Kembali Tertibkan PK5 Pasar Sikambing

MEDAN, Waspada.co.id Tim gabungan yang dikomandoi Satpol PP Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di seputaran Pasar Sei Sikambing, Jalan Kapten Muslim Medan, Senin (24/9). Selain memicu terjadinya kemacatan arus lalu lintas, kehadiran PK5 selama ini membuat kawasan itu menjadi kumuh sehingga sangat mengganggu estetika kota.

Penertiban dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, dengan menurunkan 150 personel dibantu aparat samping dari Polsekta Medan Helvetia sebanyak 30 petugas dan Koramil Sunggal 15 petugas. Kemudian dibantu seluruh jajaran Kecamatan Medan Helvetia beserta seluruh kepala lingkungan.

Dalam penertiban ini, tim gabungan lebih mengutamakan pendekatan persuasif. Dengan menggunakan toa, Kasatpol PP mengimbau kepada ratusan PK5 agar tidak menggelar lapak. Sebab kawasan itu bukan tempat berjualan melaikan daerah milik jalan (Damija).

Selain PK5, tim gabungan juga menertibkan parkir yang selama ikut memperparah kemacetan. Lokasi parkir yang selama ini digunakan badan jalan di sebelah kiri, dipindahkan ke sebelah kanan. Sebab, petugas parkir selama ini memarkirkan kenderaan pembeli maupun pedagang di depan lapak para PK5 sehingga mempersempit bentangan jalan.

Usai melakukan penertiban, Sofyan pun mewanti sejumlah PK5 yang masih bertahan sekali pun tidak berjualan lagi. Diingatkannya, kawasan itu tidak bisa dipergunakan lagi untuk tempat berjualan. Apabila para PK5 membandel dan melanggarnya, Sofyan menegaskan, tim gabungan langung datang dan mengamankan seluruh barang dagangan mereka.

“Kita akan buat posko bersama Kecamatan Medan Helvetia untuk mencegah PK5 tidak berjualan kembali. Apabila mereka (PK5) tidak mematuhinya, barang dagangan mereka langsung kita angkut!” tegas Sofyan.

Apalagi Pemko Medan melalui tim gabungan, kata Sofyan, tidak sekedar main tertibkan tanpa solusi. Bagi PK5 yang ditertibkan, Sofyan mengatakan, Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar telah memberikan solusi dengan menyediakan tempat berjualan di Pasar Helvetia dan Pasar Meranti tanpa dipungut biaya sekalipun.

“PD Pasar telah menyediakan tempat penampungan bagi para PK5 sehingga mereka tetap berjualan pasca penertiban tanpa dipungut biaya lagi. Ada sekitar 110 tempat yang telah disediakan di kedua pasar itu. Dengan demikian para PK5 tetap bisa mencari nafkah untuk keluarganya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Camat Medan Helvetia, M Yunus, pasca dilakukan penertiban pihaknya akan membuat posko di lokasi penertiban. Posko itu akan berisikan jajaran Kecamatan Medan Helvetia bersama kepala lingkungan yang akan bertugas melakukan penjagaan mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB setiap hari.

“Setiap hari kita tugaskan 25 orang untuk menjaga posko. Begitu melihat PK5 berjualan, petugas posko langsung melarang dan mencegahnya. Apabila petugas posko tidak mampu menghalangi PK5 berjualan, kita langsung menghubungi Satpol PP agar turun untuk melakukan penertiban,” jelas Yunus.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD Berharap APBD Kota Medan Meningkat Tiap Tahunnya

MEDAN, Waspada.co.id – Dalam sidang paripurna nota pengantar kepala daerah atas Rancangan Anggaran Belanja Pendapatan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: