Home / Fokus Redaksi / Sadis! Kompol Fahrizal Tak Nyesal Tembak Mati Adik Iparnya
WOL Photo
WOL Photo

Sadis! Kompol Fahrizal Tak Nyesal Tembak Mati Adik Iparnya

MEDAN, WOL – Polda Sumatera Utara terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Kompol Fahrizal, pelaku penembakan hingga menewaskan Jumingan alias Jun adik iparnya sendiri.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kamis (5/4), menjelaskan tersangka F telah menjalani pemeriksaan psikiater. Namun saat ditanyakan mengenai kasus penembakan itu F hanya diam.

“Ada yang menarik ketika Waka Polda Sumut dan Kapolrestabes bertanya apakah menyesal? Lalu F mengaku tidak menyesal sama sekali telah menembak mati adik iparnya,” ungkap Kapolda di Mapolda Sumut.

Paulus menjelaskan, sampai saat ini penyidik belum mengetahui motif penembakan tersebut. Sebab, tersangka F masih dalam kondisi depresi.

Kapolda mengungkapkan, sebelum insiden penembakan terjadi, tersangka F yang kini bertugas di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama istri pulang ke Medan untuk melihat ibunya yang sedang sakit di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Kecamatan Medan Tembung. Bahkan sesampainya di rumah Kompol F sempat bertukar sapa dengan sejumlah tetangga.

Di dalam rumah F sempat berbincang- bincang dengan ibunya dan Heny Wulandari, adik F yang tinggal di rumah itu bersama korban Jumingan yang akrab disapa Jun. Kemudian Heny sempat melihat F memijat ibunya karena dalam kondisi tidak sehat.

Entah bagaimana, suasana akrab itu berubah drastis. F tiba-tiba menodongkan senjata ke arah ibunya. Melihat itu, Jun, berupaya memisah dan menenangkan F. Namun F tidak mengindahkan dan mengalihkan todongan pistolnya ke arah Jun yang merupakan adik ipar F. Sehingga terjadi letusan senjata hingga mengenai tubuh Jun.

“Usai melakukan penembakan, F keluar dari rumah dengan tangan yang masih menggenggam senjata sembari membawa ibunya. Sementara itu, karena mengalami pendarahan, akhirnya Jun tewas di lokasi kejadian,” ungkap Paulus.

Mantan Kapolda Papua ini menambahkan, setelah melakukan penembakan pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polrestabes Medan kemudian dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

“Untuk motifnya atas kasus penembakan itu belum kita ketahui dan masih dalam pengembangan. Dari lokasi penembakan disita barang bukti satu unit senjata api milik Polri jenis revolver, enam selongsong peluru, proyektil dan kartu pemegang senjata api,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Diduga Dikondisikan, Hamdani Diseret Hingga Jari Kaki Putus

MEDAN, Waspada.co.id – Keadilan tidak berpihak pada Hamdani alias Deni (41),  warga Jalan Pembangunan VII, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.