Breaking News
Home / Medan / Revitalisasi Pasar Kampung Lalang Dianggarkan Lagi Rp23 Miliar
WOL Photo/muhammad rizki

Revitalisasi Pasar Kampung Lalang Dianggarkan Lagi Rp23 Miliar

MEDAN, WOL – Ada yang menarik di balik cerita unjuk rasa pedagang Pasar Kampung Lalang. Di mana para pedagang terus mendapat angin surga oleh oknum-oknum yang duduk di Pemko Medan atas wacana revitalisasi Pasar Kampung Lalang yang sudah dimulai sejak tahun lalu.

Anggota DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, yang datang menghampiri pedagang saat aksi, mengatakan pihaknya juga ingin Pasar Kampung Lalang segera dibangun. Ia menyatakan, anggaran pembangunan Pasar Kampung Lalang sudah diketok dengan nominal Rp23 miliar.

“Ini jelas, harus segera dibangun. Memang tempat relokasi itu tidak layak. Jadi, sudah kami sahkan dalam KUA-PPAS, Pasar Kampung Lalang masuk anggaran tahun 2018. Ya sudah, Rp23 miliar masuk anggaran untuk Pasar Kampung Lalang. Kami pertanggungjawabkan, di tahun 2018 sudah terbangun,” terangnya di depan massa aksi Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang (P3KL), Senin (4/12).

Untuk diketahui anggaran pembangunan Pasar Kampung Lalang sudah pernah dianggarkan tahun 2017 sebesar Rp26 miliar. Bahkan 20 persen Down Payment (DP) atau sebesar Rp5 miliar sudah diserahkan kepada pemborong PT Budi Mangun KSO. “Iya itu kemarin, ada perrmasalahan yang lama dan DP 20 persen atau Rp5 miliar itu sudah diambil pemborong, urusan itu Perkim,” bebernya.

Sementara itu, Anggota DPRD Medan, Anton Panggabean, mengatakan, ia tidak tahu bagaimana pertanggungjawaban uang 20 persen yang telah terpakai.

“Kita tidak tahu, sementara itu sudah dipakai 20 persen, bagaimana pertanggungjawabannya. Kemarin itu, Perkim bilang bertanggungjawab atas yang sudah terpakai. Nah, kalau hasilnya begitu juga, maka kita curiga, ada apa ini? Kita bingung. Ya seharusnya yang Rp21 miliar lagi itu harus jadi dana silpa,” ketusnya.

Sementara itu dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi C, Hendra DS, menyimpulkan bahwa dalam rapat berikutnya, pembahasan ini akan melibatkan lintas komisi.

“Selasa (12/12) depan akan kita panggil Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R), PD Pasar, PPK Dinas PKP2R, Pemborong dan yang terkait di dalamnya,” tegas politisi Hanura ini.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bangunan PT SIBM Punya IMB Meski Langgar GSB, Kok Bisa?

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi D DPRD Medan menyoroti kinerja Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: