Home / Medan / Ratusan Nalayan Punya Harapan Baru ke Kapoldasu Tertibkan Pukat Trawl
(WOL Photo/Sastroy Bangun)

Ratusan Nalayan Punya Harapan Baru ke Kapoldasu Tertibkan Pukat Trawl

MEDAN, Waspada.co.id – Ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Sumatera Utara (ANSU) mendatangi Polda Sumut, Senin (27/8) sekira pukul 11.00 WIB.

Kedatangan nelayan tradisional itu, guna meminta pihak kepolisian mendukung Permen KP No 02 Tahun 2015 dan 71 Tahun 2016, terkait masih beroperasinya pukat trawl di perairan yang ada di Provinsi Sumut.

Ketua ANSU, Sutrisno, menyampaikan ratusan nelayan ini berharap pihak kepolisian terkhusus Polda Sumut, berada di pihak nelayan tradisional. “Kita mau menyampaikan aspirasi kita,” ujar Sutrisno di hadapan Kapoldasu, Brigjen Pol Agus Andrianto.

Kehadiran Kapoldasu di tengah-tengah ratusan nelayan tradisional, menurutnya menjadi harapan baru. “Pertemuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

(WOL Photo/Sastroy Bangun)

Untuk itu, kata Sutrisno, ratusan nelayan dari beberapa daerah yakni Belawan, Tanjung Balai, Asahan, dan Labuhanbatu, meminta Poldasu segera menindak pukat hela (trawl) yang masih kerap beroperasi. “Masih banyak kita temukan trawls yang masih beroperasi,” terangnya.

Hal ini menurutnya, jelas-jelas melanggar Permen KP No 02 Tahun 2015 dan 71 Tahun 2016. “Kita minta polisi tegas menindaknya,” ucap dia.

Menurutnya, selain merusak perekonomian, para trawls dengan para nelayan juga kerap konflik. “Kapal tradisional kerap ditabrak,” ujar Sutrisno.

Sementara itu, Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto mengajak para nelayan dengan santun dalam menyampaikan aspirasi. “Kita akan bantu untuk menjembatani, guna kesejahteraan para nelayan. Mudah-mudahan apa yang diperjuangkan dapat dicapai dan kita akan mendorong instansi terkait untuk menerima aspirasi nelayan,” jelas dia dihadapan para nelayan tradisional.

Ia sendiri segera memanggil sejumlah Kapolres untuk membahas persoalan maraknya operasi trawls. “Kalau ada yang malas menindak pukat, kami akan tindak Kapolresnya,” tegas Kapolda.

Menurut Agus, masalah pukat trawl sudah cukup lama. “Saya akan pelajari dulu, karena ini masalah sudah cukup lama dan ada laporan anggota dengan yang disampaikan di lapangan, kita akan cek, akan kita singkronkan. Apabila banyak yang ditangkap masyarakat tapi dilepaskan, itukan penyimpangan. Saya mohon waktu untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Kapolda.

Jenderal Bintang Satu ini, juga akan menindak tegas pengusaha yang tidak mau mematuhi apa yang dicanangkan pemerintah terkait pelarangan penggunaan pukat trawl.

“Polda Sumut insya Allah tegas dalam hal ini. Kita mohon doanya,” pungkasnya.(wol/roy/data2)

Editor: AGUS UTAMA

Check Also

Kapoldasu Berbagi Bersama Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Nazir Masjid

MEDAN, Waspada.co.id – Bilal mayit, penggali kubur, dan nazir masjid dari lima kabupaten/kota mendadak dikumpulkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: