_
Home / Medan / Puluhan Preman Bayaran Rusak Kios Pedagang Pasar Polonia
WOL Photo

Puluhan Preman Bayaran Rusak Kios Pedagang Pasar Polonia

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan preman yang dibayar oleh seseorang merusak kios-kios milik pedagang Pasar Pagi Polonia Medan.

Tak terima kiosnya dirusak, para pedagang melaporkan hal itu ke polisi yang tertuang di Nomor : STTLP/1743/K/VIII/2018 SPKT Polrestabes Medan.

Ketua PK SBSI 92 Pasar Pagi Polonia, Jansen, didampingi sejumlah pedagang lainnya, Kamis (30/8), mengungkapkan kedatangannya ke Polrestabes guna menanyakan perkembangan laporan mereka terkait pengrusakan kios oleh para preman.

“Pengerusakan kios itu terjadi pada, Selasa (28/8) lalu. Saat itu para pedagang dikejutkan dengan kedatangan 30 pria (preman-preman) dan langsung mengobrak-abrik kios. Tak terima kiosnya dirusak, para pedagang melakukan perlawanan. Bentrokan mulai reda setelah puluhan personil Polrestabes Medan tiba di lokasi,” ujarnya.

Jansen mengungkapkan upaya bongkar paksa ini bukan yang pertama kali, melainkan sudah berulang-ulang dan telah melaporkan berinisial TK yang diduga orang yang memerintahkan para preman itu untuk merusak kios.

“Laporan kita saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Namun para preman bayaran itu dengan bringas merusak kios pedagang,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Jansen, pihak yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut hingga saat ini belum bias menunjukkan surat putusan pengadilan terkait eksekusi. Tetapi justru menggunakan sekelompok pereman untuk membongkar paksa kios para pedagang.

“Saya mewakili para pedagang berharap agar pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan kami dan menangkap para pelaku perusakan kios para pedagang. Apalagi Kapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH belum lama ini mengeluarkan maklumat memberantas premanisme. Tetapi sudah ada maklumat, para preman justru semakin beringas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengatakan masalah Pasar Polonia harus didudukkan secara benar dan obyek apakah premanisme atau sengketa kepemilikan.

“Saya dapat laporan ada sengketa kepemilikan, salah satu yang mengklaim pemilik berupaya ambil alih tempat tersebut. Hal ini perlu didalami dan perlu dilakukan penyelidikan,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Sempat Lempari Petugas, 10 Pemain Narkoba Dibekuk

MEDAN, Waspada.co.id – Sat Res Narkoba Polrestabes Medan gerebek pemukiman warga di Jalan Bromo, Gang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.