_
Home / Medan / Polri Watch: Aksi Brutal Bos Judi Cederai Penegak Hukum
Bos judi Ationg, pelaku penganiayaan Pemred Posmetro Medan.

Polri Watch: Aksi Brutal Bos Judi Cederai Penegak Hukum

MEDAN, Waspada.co.id – Lima hari sudah aksi penganiayaan terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) Posmetro Medan, Budi Hariadi alias Budenk. Namun, Ationg dan ke tujuh algojonya yang berbadan tegap dan rambut cepak, belum tersentuh hukum dan masih bebas berkeliaran.

Menyikapi hal itu Direktur Eksekutif Polri Watch, Abdul Salam Karim, meminta agar bos judi yang menganiaya wartawan senior Posmetro Medan, Budi Hariadi (38) yang terjadi saat sedang melakukan liputan lokasi judi di Komplek Brayan Trade Centre Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/3) lalu segera ditangkap.

Sebab, lanjut Abdul Salam Karim, penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pemilik lokasi judi tersebut tentunya menciderai nama baik aparat penegak hukum.

“Pertama wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi UU, ada payung hukumnya. Kedua, kalau memang itu lokasi judi, kenapa bisa beroperasi seenaknya tak diberi tindakan tegas oleh aparat kepolisian,” ujar pria yang akrab disapa Salam ini kepada sejumlah awak media di Medan, Senin (1/4).

Diketahui, lokasi judi tersebut disamarkan pelaku dengan membuat permainan ketangkasan, mesin permainan tembak ikan. Kabarnya, hadiah dari pemenang yang bermain bisa ditukar dengan uang.

“Sebagaimana kita ketahui selama ini polisi intens dalam memberantas praktik perjudian, mau bagaimana itu modelnya. Sangat disayangkan kalau memang lokasi judi tembak ikan yang berada di Komplek Brayan Trade Centre ini tak ditindak,” terangnya.

Kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, dirinya mengimbau agar memberikan penegasan kepada jajarannya. Aksi aniaya dan adanya lokasi judi yang terang-terangan beroperasi telah mencoreng kredibilitas korps yang dia pimpin.

“Penganiayaan itu menjadi bukti kalau memang lokasi itu lokasi judi. Kalau tidak, kenapa pemiliknya takut ketika datang wartawan ke lokasi untuk melakukan tugas jurnalistiknya,” tukas Salam.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD: Kapolres Belawan Harus Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Budenk

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca beredarnya pemberitaan Pemimpin Redaksi Harian Posmetro Medan, menjadi korban penganiayaan oleh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.