_
Home / Medan / Polresta Gagalkan Peredaran Sabu 500 Gram Melalui Bandara Sibolga
WOL Photo/Lihavez

Polresta Gagalkan Peredaran Sabu 500 Gram Melalui Bandara Sibolga

MEDAN, WOL – Sat Narkoba Polresta Medan berhasil menggagalkan peredaran narkoba seberat 500 Gram yang rencananya akan diedarkan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Informasi yang diperoleh Waspada Online dari Polresta Medan, Senin (19/9) dalam pengungkapan peredaran narkoba tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang kurir berinisial IW. Dimana tersangka akan mengendarkan sabu ke Kota Palu melalui Bandara Sibolga.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menuturkan pengungkapkan peredaran sabu tersebut berdasarkan laporan masyarakat adanya seorang kurir di kawasan Petisah akan mengedarkan sabu melalui Bandara Sibolga.

Kemudian, menerima laporan itu, personil Sat Narkoba Polresta Medan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka.

“Dari tangan tersangka petugas berhasi mendapatkan lima bungkus sabu yang disimpan di dalam kaus kaki,” terangnya, didampingi Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Boy J Situmorang.

Menariknya, sambung Mardiaz, dalam aksinya tersangka mengirimkan narkoba tidak memilih Bandara Kuala Namu. Tetapi melalui Bandara Sibolga. Hal itu dilakukan mengingat penjagaan yang ketat di Bandara Kuala Namu.

“Ini merupakan modus baru. Kurir narkoba ini menyimpan sabu di dalam kaus kaki. Dan memilih Bandara Sibolga untuk mengantarkan sabu ke Kota Palu. Sebab, penjagaan di Bandara Sibolga tidak begitu ketat seperti Bandara Kuala Namu,” jelasnya.

Selain itu, mantan Kapolresta Madina, menuturkan selain menggagalkan peredaran sabu di Bandara Sibolga, Sat Narkoba juga berhasil meringkus bandar narkoba lainnya di beberapa kawasan di Kota Medan.

Dimana personil berhasil mengamankan tiga orang tersangka bernisial M, S dan SH di Hotel Borobudur, Jalan Jamin Ginting, dengan barang bukti satu plastik narkoba dan satu pucuk senjata api jenis FN dengan lima butir peluru.

Lalu, tersangka bernisial B warga Pidie, Kabupaten Aceh Besar diamankan di Jalan Sei Mare, Kelurahan Sei Kambing D, Kecamatan Medan Petisah. Dari tangan tersangka satu plastik narkoba jenis sabu, satu pucuk senjata api FN.

“Dalam kasus peredaran narkoba para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) subs 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas tujuh penjara,” pungkas Mardiaz.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

BOPDT Lanjutkan Pembangunan di Zona Otorita

MEDAN, Waspada.co.id – Terus mendorong kemajuan pariwisata, Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT) kembali melanjutkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.