Newsticker
WOL / Medan / Politisi Sayangkan Arogansi Sopir Angkot Tabrak Polwan
WOL Photo
WOL Photo

Politisi Sayangkan Arogansi Sopir Angkot Tabrak Polwan

MEDAN, WOL – Peristiwa sopir angkutan kota (angkot) arogan yang menabrak Polwan cantik, Bripka Pama Winda Simanungkalit, di Jalan Jamin Ginting, Sabtu (18/3) lalu dan sempat terekam CCTV milik Dinas Perhubungan menyita perhatian nitezen. Peristiwa naas tersebut sempat menjadi viral di sejumlah media sosial dan media massa terbitan lokal.

Kejadian ini juga menjadi perhatian serius para politisi yang duduk di DPRD Medan. Pasalnya, tindakan sopir angkot arogan tersebut menunjukkan Dinas Perhubungan lemah dalam memberikan pembinaan kepada para sopir yang tergabung dalam organisasi seperti Kesper dan Organda.

Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, di sela-sela kunjungannya ke Rumah Sakit Brimob Jalan Wahid Hasyim, Senin (20/3), menyayangkan kejadian itu. Seharusnya polisi bertindak tegas bila terjadi pelanggaran di jalan raya, dengan mencabut langsung Surat Izin Mengemudi milik si pelanggar.

“Kita juga sering melihat angkot berhenti sembarangan menurunkan penumpang. Padahal Pemko Medan sudah menganggarkan dana untuk pembuatan halte bagi para pengguna jasa, agar kota ini terlihat tertib berlalulintas. Seharusnya polisi, khususnya Satlantas juga bisa mengarahkan para sopir angkot itu untuk berhenti di halte,” sarannya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, merasa prihatin atas peristiwa yang menimpa Bripka Pama. Menurutnya peristiwa penabrakan ini tidak harus terjadi, jika sopir angkot tersebut memahami aturan dalam berlalulintas.

“Sangat kita sayangkan tindakan yang dilakukan sopir angkot itu jika kita lihat hasil rekaman CCTV-nya. Mungkin supir angkot itu tidak melalui jalur resmi dalam mengurus surat izin mengemudinya. Kalau dia (supir, red) mengurus secara resmi, pasti dia paham dengan konsekuensinya jika melanggar aturan tertulis maupun tersirat,” ungkapnya.

Politisi Gerindra ini mememinta Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan melakukan langkah kongkrit dalam pembinaan para sopir angkot.

“Sekarang inikan muncul angkutan berbasis online. Kenapa bertahan sampai sekarang, karena masyarakat merasa nyaman menggunakan angkutan berbasis online ini. Tarifnya juga tidak terlalu memberatkan kantong.

Pelayanannya juga bagus. Jadi supaya angkutan massal kita juga tidak ditinggalkan penggunanya, cobalah perbaiki semuanya. Mulai dari unitnya sampai dengan pelayanannya,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

foto: acmilan

Milan Rilis Skuad Liga Europa Tanpa Bacca

MILAN, WOL – Striker Carlos Bacca tidak masuk dalam skuad AC Milan yang akan melakoni ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.