Home / Medan / Polisi Tembak Perampok dan Penganiaya Nenek Hingga Kritis
WOL Photo/Gacok

Polisi Tembak Perampok dan Penganiaya Nenek Hingga Kritis

MEDAN, Waspada.co.id – Timsus Reskrim Polsek Medan Baru tembak tersangka penganiayaan dan perampokan terhadap opungnya (nenek, red), karena mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri di lokasi gedung Regale, Jalan Adam Malik, Medan.

Tersangka Ipan Sius Panjaitan alias Ipan (24) penduduk Jalan Piring No.11B Ayahanda Medan, setelah ditembak polisi terpaksa dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, guna menjalani perobatan betis kaki kirinya, karena luka tembak.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti, 2 helai serbet untuk mengikat tangan dan mulut opungnya, ikat rambut kain digunakan mengikat kaki korban, batu gilingan cabai, celana panjang, dan baju tersangka bercak darah, sertifikat surat tanah dan kartu Keluarga serta, lainnya.

nenek-korban-penganiayaanSedangkan korban, Nurhayati Br Napitupulu (73) janda, penduduk Jalan Notes, Gang Ranto, Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, dirawat secara intensif di RS Royal Prima, Jalan Ayahanda Medan. Dalam kasus ini, anak korban Wilman telah membuat laporan pengaduan ke SPKT Polsek Medan Baru sesuai dengan LP/393/III /2018/SU/ Polrestabes Medan/Sek Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Matuasah Hermindo Tobing SIK SH, kepada Waspada Online Sabtu (21/4), mengatakan peristiwa itu terjadi Kamis (29/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi diperoleh dari kepling atas nama Aritonang bahwa di Jalan Notes terjadi perampokan dan penganiayaan di sebuah rumah Jalan Notes, Gang Ranto No. 27A Medan.

Mendapat informasi itu, Mantan Kapolsek Medan Kota, menurunkan timsus untuk menindaklanjuti kasus tersebut dengan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Muhammad Said Husen SIK SH.

Setiba di lokasi korban sudah dibawa ke rumah sakit dan diketahui korban ditemukan saksi dalam kondisi tangan, kaki serta mulut diikat dengan kain di dapur. Tampak kondisi kepala dan bibir korban berdarah serta lebam-lebam di wajahnya. Dan kamar korban ditemukan dalam kondisi berantakan.

Tidak kenal lelah, timsus terus melakukan  penyelidikan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan CCTV Royal Prima dan keterangan saksi-saksi diketahui identitas tersangka.

Pada Sabtu (21/4) sekitar pukul 01.30 WIB, tersangka berada Gedung Regale sedang bekerja untuk dekorasi. Langsung timsus melakukan penangkapan. Kemudian pada saat dilakukan pengembangan pencarian barang bukti, tersangka berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan sehingga polisi memberikan tembakan tegas terukur ke arah kaki korban.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Mendahului Sebelah Kiri, Pengendara Motor Tewas Digilas Truk

MEDAN, Waspada.co.id – Sadikin (34) penduduk Jalan Kapten Sumarsono, Dusun VII, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: