Home / Medan / Polisi Tembak Pembunuh Mayatnya Ditemukan di Sungai Denai
WOL Photo

Polisi Tembak Pembunuh Mayatnya Ditemukan di Sungai Denai

MEDAN, Waspada.co.id – Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus penemuan mayat di Sungai Denai dalam kondisi mengenaskan, Senin (30/3).

Dalam pengungkapan itu, korban bernama Dorlan Pakpahan warga Kecamatan Amplas tewas ditikam penjual obat herbal bernama Supriman alias Kevin (24) asal Bima, Nusa Tenggara Barat yang menetap di Binjai Utara.

“Pelaku pada kedua kakinya terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri saat ditangkap,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira.

Dijelaskan sebelum terjadi penikaman, Kevin sedang berjalan kaki sambil berjualan obat herbal. Tiba-tiba Kevin ditahan oleh korban. Korban bertanya, “Mau kemana”. Lalu Kevin menjawab “Mau jualan di pinggir Sungai”.

Korban menjawab lagi “Jangan jalan dulu, duduk dulu di warung tuak ini.” Setelah tanya jawab, singkat cerita korban yang dalam pengaruh mabuk tuak menghantam kepala Kevin dengan batu hingga berdarah.

“Usai menghantam dengan batu, korban lari dan dikejar oleh Kevin hingga keduanya terguling ke sungai. Kevin bangkit lalu menikam punggung korban dengan sangkur,” ujar Kasat Reskrim.

Putu menjelaskan, usai membunuh korban, pelaku berencana akan berangkat ke Nusa Tenggara Barat dengan memesan tiket tertanggal 1 Mei 2018.

“Rencananya pelaku hendak kabur ke kampung halamannya. Nah pelaku ini selalu membawa sangkur karena untuk mengikis kayu ular (obat herbal). Makanya pelaku selalu bawa sangkur. Pelaku dijerat Pasal 338 subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Oknum Kepling Terjaring OTT Terancam 15 Tahun Penjara

MEDAN, Waspada.co.id – Oknum Kepala Lingkungan di Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor, berinisial K ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: