Breaking News
Home / Medan / Polisi Tembak 2 Kurir Narkoba Karena Berulangkali Bawa Ganja ke Riau
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna SIK SH MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE SH, Panit Reskrim Iptu Rahmad Darmawan SH, memperlihatkan narkoba disaksikan tiga tersangka dan dua diantaranya ditembak.(WOL Photo/Gacok)
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna SIK SH MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE SH, Panit Reskrim Iptu Rahmad Darmawan SH, memperlihatkan narkoba disaksikan tiga tersangka dan dua diantaranya ditembak.(WOL Photo/Gacok)

Polisi Tembak 2 Kurir Narkoba Karena Berulangkali Bawa Ganja ke Riau

MEDAN, WOL – Kapolrestabes Medan, Kompol Sandy Nugroho SH SIK MH, melalui Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna SIK SH MH, menegaskan kedua kurir narkoba ditembak karena sudah berulangkali membawa puluhan kilogram ganja ke Riau, Pekan Baru.

Adapun kedua tersangka ditembak kakinya yakni, Sudirman alias Dirman alias Datok dan Muhammad Nasri alias Adam, keduanya warga Aceh.

Dijelaskan, sementara pengemudi betor, Syamsul Arifin alias Syamsul, tidak ditembak namun sudah dimasukkan ke sel karena mengetahui dan mendapat komisi dari tersangka yang ditembak.

“Barang bukti yang kita amankan, becak bermotor baru keluar dari toko tanpa plat (BK-red) dan tas ransel bersama kotak karton berisikan 37 Kg ganja,” ujar Mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Medan ini, kepada Waspada Online, Selasa (14/11).

Wira yang juga mantan Kapolsek Delitua didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjutak SE SH, dan Panit Reskrim Iptu Rahmad Darmawan SH, mengatakan kedua tersangka merupakan jaringan sindikat narkoba antar provinsi.

“Mereka membawa narkoba melalui jalur darat dan sudah pernah lolos alias tidak terpantau pihak aparat keamanan. Sesuai diinterogasi penyidik, tersangka Datok sudah 3 kali bawa ganja ke Riau, Pekan Baru dan Adam sudah 2 kali membawa ganja ke tempat yang sama dengan upah menjanjikan,” jelas Kapolsek.

Ketika Waspada Online tanya jumlah ganja yang sebelumnya mereka bawa ke Pekan Baru, Wira mengatakan, pokoknya banyak “barang” yang sudah lolos.

Untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba dan begal, Kapolsek perketat pengamanan di wilayah hukumnya dengan meningkatkan patroli, razia, hunting pagi, siang dan malam maupun sampai menjelang subuh, personel patroli silih berganti.

Sebelumnya, Senin (13/11), petugas dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak SE, sedang melakukan patroli dan mendapat informasi bahwa ada barang turun dari bus dan dinaikkan ke dalam betor. Dengan gerak cepat turun ke lokasi dan menangkap pengemudi betor bawa narkoba di kawasan Komplek Pemda Medan.

Saat dilakukan pengembangan, dua tersangka sebagai kurir narkoba ditangkap di salah satu hotel karena mencoba melakukan perlawanan, dua warga Aceh itu ditembak kakinya.

“Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 yo 111 ayat 2 yo 132 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009,” pungkas Kapolsek.(wol/gacok)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (foto: kompas)

Menteri Perindustrian Raih Kehormatan Tingkat ASEAN

JAKARTA, WOL – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dianugerahi AFEO Distinguished Honorary Fellow oleh ASEAN Federation ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.