Home / Fokus Redaksi / Polisi Selidiki Hilangnya Tabungan Nasabah Bank Sumut
WOL Photo

Polisi Selidiki Hilangnya Tabungan Nasabah Bank Sumut

MEDAN, WOL – Kasus dugaan hilangnya uang tabungan milik seorang nasabah Nek Asni (72) senilai Rp86 juta di Bank Sumut yang dilaporkan oleh korbannya ke Sat Reskrim Polrestabes Medan, hingga kini masih dalam penyelidikan.

Penyidik melakukan gelar perkara untuk mengungkap kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Sabtu (14/4), menegaskan berdasarkan penyelidikan sementara, keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan seperti rekening koran, ternyata ada beberapa kali penarikan uang tunai dari ATM, namun pelapor (korban-res) tak mengakui adanya penarikan sejumlah uang tunai tersebut.

“Pelaku yang diduga mengambil uang tabungan tersebut masih dalam penyelidikan, dan kita masih mencari alat bukti yang kuat untuk menetapkan sekaligus mencari siapa pelaku,” ungkapnya.

Sejak membuka rekening tabungan di bank pada 2014, sambung Putu, antara 2015 hingga 2016 ada beberapa kali penarikan sesuai yang tertera dalam rekening koran, namun pelapor tak mengakuinya. Apalagi buku tabungan berada sama korban. Pihaknya juga sudah melakukan konfrontir antara pihak pelapor dan terlapor. Dalam konfrontir, asisten pelapor mengaku adanya penarikan uang hingga puluhan kali yang dilakukan pelapor.

“Meski sudah ada beberapa kali penarikan dan tercatat dalam rekening koran, namun pelapor tak mengakui adanya penarikan uang tunai tersebut. Meski demikian, pelakunya masih dalam penyelidikan. Rekaman CCTV di ATM tempat penarikan uang tunai tersebut sangat susah dilihat kembali, apalagi penarikan sejumlah uang tunai itu dilakukan antara 2015-2016 dan tidak ada lagi tersimpan rekaman CCTV,” terangnya.

Ditambahkan Kasat, ia sangat menyesalkan adanya pemberitaan di beberapa media yang menyebutkan jika penyidik kita berbicara keras hingga pelapor disebut-sebut pingsan.

“Pemberitaan itu tidak benar sama sekali, dan terkesan sudah direncanakan. Saya sudah tanya langsung kepada seluruh anggota kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, karena  laporan pengaduannya di Polrestabes Medan tak kunjung selesai, Asni (72) warga Medan Tembung, terpaksa melaporkan penyidik Polrestabes Medan ke Bidang Propam Poldasu, karena laporannya yang tertuang di Nomor: LP/1087/K /IV/2016/SPKT Resta Medan, Tanggal 26 April 2016, diduga terkesan lamban ditangani.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Mangkubumi Sulit Bebas Dari Narkoba dan Judi

MEDAN, Waspada.co.id – Kawasan padat penduduk yang berada di Jalan Mangkubumi, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: