Home / Fokus Redaksi / Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Edowardo Napitupulu
Edowardo Servasius Napitupulu, tertera di KTP, dia tewas diduga bunuh diri di Sun Plaza Jalan H Zainul Arifin Medan.(WOL Photo/Gacok)

Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Edowardo Napitupulu

MEDAN, WOL – Jenazah Edowardo Servasius Napitupulu alias Edo (26), yang tewas diduga bunuh diri dengan cara terjun bebas dari lantai tiga ke lantai LG (lantai dasar) Sun Plaza, telah dilakukan autopsi (visum) di RSU Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

“Autopsi itu atas permintaan pihak keluarga, agar diketahui apa penyebab korban tewas,” kata Kapolsek Medan Baru melalui Kanit Reskrim AKP Adhi Putranto Utomo SH kepada Waspada Online, Selasa (9/2).

Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal ini menjelaskan, pihaknya belum mengetahui korban tewas dengan cara bunuh diri dan kini masih diselidiki dan menunggu hasil visum.

Korban Edo sesuai di KTP alamatnya Jalan Batu Tulis, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah. Namun keluarga korban sekitar 4 atau 5 tahun lalu telah pindah rumah di Jalan Flamboyan VI, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Diketahui, pada Minggu (7/2) sore, Edo seorang diri mengendarai mobil Toyota Agya warna silver metalik BK 1964 OI dan parkir di lantai II Sun Plaza, Jalan H Zainul Arifin Medan.

Selanjutnya, korban turun dari mobil dan berjalan kaki menuju ke pinggir tembok parkir sambil melihat ke bawah. Setelah itu, dia masuk kembali ke dalam mobil dan keluar lagi dari dalam mobil kembali lagi menuju ke pinggir tembok parkir di lantai II dan melihat ke bawah.

Setelah itu, korban meninggalkan mobil di parkir di lantai II, terus berjalan kaki menuju ke lantai III dan dia menuju ke tembok, terus bunuh diri dengan cara terjun bebas dan jatuh ke lantai dasar, tepatnya parit yang keadaan tertutup hingga tutup parit jebol.

Di saat korban mau terjun bebas ada warga yang memarkirkan kendaraannya berteriak dan tidak digubris korban. Korban Edo ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Seorang cleaning service, Eko Setiawan alias Eko (33), mendengar ada benda jatuh mirip nangka jatuh di lantai LG, setelah dilihat ternyata yang jatuh adalah seorang pria.

Eko tidak berani melihat dari dekat, dengan tergesa-gesa dia memberitahukan kepada petugas security gedung.

Mengetahui hal ini, petugas dari Polsek Medan langsung turun ke TKP melakukan penyelidikan dan terus mengevakuasi mayat korban ke ruang Instalasi Jenazah RSU Bhayangkara Polda Sumut.

Setelah divisum, jenazah korban dibawa pulang untuk dikebumikan. Dalam kasus itu, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pemetik Kelapa Bunuh Nenek Berkalung Emas

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Satreskrim Polres Tapanuli Selatan, meringkus pelaku pembunuhan seorang nenek, Hj Hannum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: