_
Home / Medan / Polisi Gadungan Ancam Pemilik Cafe Pakai Pistol Mainan
Ilustrasi

Polisi Gadungan Ancam Pemilik Cafe Pakai Pistol Mainan

MEDAN, WOL – Seorang polisi gadungan, Dody Syahputra (34) terpaksa masuk ke sel tahanan Polsek Medan Area, Jumat (7/8).

Pasalnya, warga Jalan Kutilang VI, Kecamatan Percut Sei Tuan ini, nekad mengaku sebagai anggota kepolisian kepada Rahmadani (28) milik Cafe Diki di Jalan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai, lantaran tidak mampu membayar rokok yang telah dipesan.

“Dia (pelaku-red) mengancam saya dengan menunjukan pistol serta mengaku anggota kepolisian saat diminta untuk membayar rokok yang telah dipesan saat duduk-duduk di Cafe Diky milikku,” ucap Rahmadani (28) warga Jalan Jermal 15, Gang Medan Baru, Kecamatan Medan Baru kepada wartawan, Jumat (7/8).

Dijelaskan, pelaku bersama temannya sedang duduk-duduk di Cafe kemudian menyambangi korban untuk memasan rokok. Akan tetapi, bukannya langsung membayar uang rokok, pelaku malah menyuruh korban untuk menunggu dengan alasan masih duduk-duduk. Mendengar perkataan pelaku, korban pun menuruti dan menunggu pembayaran uang rokok tersebut.

Namun, ketika korban kembali meminta pembayaran uang rokok yang telah dipesan pelaku, bukannya mendapatkan uang, malah sepucuk senjata api jenis pistol langsung keluar dari pinggang pelaku mengarah kepada korban sambil mengaku sebagai anggota polisi.

“Jadi dia pesan rokok kepadaku sambil duduk-duduk di cafe. Ketika aku minta uang pembayarannya, dia menyuruhku untuk menunggu. Namun ketika kembali menagih pembayaran uang rokok, pelaku malah mengeluarkan pistol dari pinggang sambil mengaku anggota polisi,” jelas Rahmadani.

Mendapat adanya ancaman dari pelaku sontak membuat korban berteriak dan membuat warga sekitar mendatangi Cafe. “Aku langsung teriak karena pelaku mengeluarkan pistol,” terang korban.

Rahmadani menyebutkan, ketika warga memeriksa pelaku ternyata pistol yang digunakan merupakan pistol mainan. “Ternyata ketika diperiksa pintolnya mainan berbentuk mancis,” sebutnya sembari menambahkan pelaku bukannya anggota polisi.

“Warga yang geram nyaris menghajar mereka lantaran ketika dimintai kartu pengenal anggota polisi pelaku tidak dapat menunjukkannya serta pistol yang ditunjukkan kepadaku ternyata pistol mainan,” terang Rahmadani kembali.

Mendapat adanya informas terjadinya keributan di sebuah cafe, personil dari Polsek Medan Area langsung turun di lokasi dan berhasil mengamankan kedua pelaku.

Sementara itu, Pejabat Sementara (PJS) Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Sehat Tarigan, mengaku, pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan terhadap tersangka. “Tersangka masih kita priksa. Namun, tersangka kita pastikan terkena pasal mengenai pengancaman, serta undang-undang darurat atas kepemilikan pistol mainan yang digunakan untuk menakut-nakuti,” terangnya.(wol/lhz)

Editor: SASTROY BANGUN

适适

Check Also

Polri dan TNI Komit Jaga Kamtibmas di Tanjungbalai

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Polres Tanjungbalai serta Danlanal Tanjungbalai – Asahan akan selalu bekerjasama dalam menjaga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.