Breaking News
Home / Medan / Polisi Ciduk WN Malaysia Miliki 1 Kg Sabu
WOL Photo/lihavez
WOL Photo/lihavez

Polisi Ciduk WN Malaysia Miliki 1 Kg Sabu

MEDAN, WOL – Polsek Medan Labuhan menggagalkan peredaran narkoba jaringan internasional di Jalan Kapten Muslim, Senin (17/7). Dalam penggagalan itu, polisi berhasil mengamankan dua tersangka, dengan barang bukti 1 Kg sabu.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi, menjelaskan dua tersangka yang diamankan, Munzir Muhammad Diah (36) Warga Negara (WN) Malaysia asal Kuala lumpur, dan Zulfan Fauzi (30) warga Aceh Utara. Digagalkannya peredaran sabu 1 Kg ini, berawal dari penangkapan keduanya di Jalan Kapten Muslim, tepatnya depan RSU Sari Mutiara.

“Ini jaringan sabu internasional. Sabu dikirim dari Malaysia dan salah satu tersangka warga negara Malaysia,” ungkap Kapolres, didampingi Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Yasir Ahmadi dan Panit Reskrim, Ipda Ismail Pane.

Dari kedua tersangka, selain diamankan 1 kg sabu, juga disita satu unit mobil Fortuner hitam, yang menggunakan dua plat, yakni BK 1349 PJ dan BK 1236 AR. Juga uang tunai dan telepon genggam.

Pengembangan dilakukan, guna menangkap komplotan lainnya. Petugas menyaru menggunakan mobil Fortuner tersangka, setelah disepakati akan dilakukannya transaksi di kawasan Padang Bulan, Jalan Jamin Ginting. Aksi tersebut diketahui komplotan lainnya dan melakukan perlawanan dengan melakukan penembakan ke arah mobil.

“Pengembangan gagal dilakukan, pelaku melawan dengan menggunakan tembakan, mengenai pintu depan dan samping bagian kiri mobil dan pelaku berhasil melarikan diri,” jelas Yemi.

Yemi mengaku, hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, jika sabu tersebut dibawa dari Malaysia dengan tujuan Medan. Pengiriman barang haram itu dilakukan menuju Aceh, kemudian dikirimkan ke Medan.

“Informasi awal, sabu-sabu tersebut 5 Kg dan 4 Kg sudah beredar. Pengakuan tersangka, penyelundupan sabu ini sudah berulang kali dilakukan,” ujar Kapolres.

Sedangkan Kapolsek Medan Labuhan Kompol Yasir Ahmadi, menjelaskan pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Di mana kordinasi dilakukan dengan Direktorat Narkoba Polda Sumut untuk memburu pelaku lainnya. “Selain itu, jenis senjata api yang digunakan pelaku juga diselidiki,” sebutnya.

Dalam kasus peredaran narkoba itu, penyidik menjerat kedua tersangka dengan ancaman 20 tahun penjara. “Kedua tersangka dijerat dengan Undang Undang narkotika Pasal 114 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Yusrizal alias Rizal (37) dan istri Nova Devianti Br Tarigan berfoto dengan almarhumah Putri Meutia (20 bulan) semasa hidupnya. (WOL Photo/Gacok)

Sopir Truk ‘Maut’ Dinas PU Tewaskan Mutia Tidak Ditahan

MEDAN, WOL – Sopir truk Dinas PU Medan, menabrak pengendara sepeda motor, satu kritis dan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.