Home / Medan / Polisi Bekuk Pembunuh Raniaro, 1 Tersangka Lagi Buron
WOL Photo
WOL Photo

Polisi Bekuk Pembunuh Raniaro, 1 Tersangka Lagi Buron

MEDAN, WOL – Tim gabungan Satuan Reskrim Polres Nias Selatan (Nisel) dan Polsek Lahusa meringkus satu dari dua pelaku pembunuhan terhadap Raniaro Boulolo (48) alias Ama Ove, warga Dusun III, Desa Foikhugaga, Kecamatan Umbunasi, yang terjadi Selasa (30/1) lalu.

Pelaku yang diamankan yakni Berkat Jaya Zebua alias Jaya. Dia diringkus dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan tim di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias, Senin (5/2) . Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap RN alias AC yang ikut melakukan pembunuhan tersebut.

Humas Polres Nisel merilis, pembunuhan terjadi 30 Januari sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu tersangka Berkat Jaya Zebua alias Jaya dengan membawa sebilah parang menjemput RN alias AC di Desa Bawolani. Keduanya berboncengan menuju Desa Foikugaga dimana RN alias AC juga membawa sebilah pisau di pinggangnya.

Keduanya kemudian singgah di warung untuk minum tua nifaro. Sesampainya di Dusun I Desa Foikugaga, Berkat Jaya Zebua alias Jaya memarkirkan sepeda motornya di rumah Ina Desi. Kemudian bersama dengan RN alias AC, Berkat Jaya berjalan kaki menuju rumah Ina Mira.

Sesampainya di situ, Berkat Jaya langsung memegang tangan kiri korban dan menusukkan parangnya ke arah rusuk kanan korban, kemudian disusul oleh tersangka RN alias AC yang menusukkan pisaunya ke dada kiri Korban.

Setelah Korban terjatuh ke tanah, kedua tersangka melarikan diri ke arah Pegunungan Desa Hilinamoluo, Kecamatan Umbunasi. Selanjutnya, pada Rabu 31 Februari 2018, kedua tersangka berpencar. RN alias AC lari ke Desa Balohili, Kecamatan Umbanasi menuju Kota Gunung Sitoli.

Minggu (4/2), Berkat Jaya Zebua alias Jaya datang ke rumah Pendeta Daili di Desa Turiarefa Kota Gunung Sitoli dan menginap di sana. Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 WIB, dia datang menemui pegawai Kejari an Goklas Zebua. Satu jam kemhdian, dia ditangkap tim yang dipimpin IPDA Mulyoto.

Berdasarkan interogasi, Berkat Jaya Zebua alias Jaya mengaku menghabisi nyawa korban dengan menusukkan parang. Parang tersebut kemudian dititipkannya kepada Ina Ica dan barang bukti tersebut telah diamankan.

“Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap RN alias AC. Situasi di wilkum Polres Nisel dalam keadaan aman terkendali, masyarakat mengapresiasi pengungkapan kasus ini,” ujar Kapolres Nisal, AKBP Faisal Florentinus Napitupul, melalui pesan Whats App, Rabu (7/2).

Mantan Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut tersebut membeberkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, terdapat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan korban dengan kedalaman 6 cm, panjang  2 cm dan lebar 1/2 cm.

“Ada juga luka tusuk di rusuk sebelah kiri dengan kedalaman tusukan 6 cm, panjang  2 cm dan lebar 1 cm. Luka tusuk di lengan atas sebelah kiri (tembus di luar dengan kedalaman 7,5 cm, lebar 1,5 cm dan panjang  4 cm. Sebelum melakukan pembunuhan, para pelaku terlebih dahulu minum tuak nifaro,” tukas Faisal.

Sebelumnya, polisi mendapat informasi telah terjadi pembunuhan di Desa Foikhugaga. Informasi yang diterima dari masyarakat yang baru datang dari sana, 4 rumah sudah dibakar oleh masyarakat. Informasi sementara dari masyarakat kejadian dipicu dari permasalahan bertengkar mulut antara Dusun II dan Dusun III, yang terjadi Sabtu (27/1) dan berlanjut ke Minggu (28/1).

Pada 30 januari 2018, rencananya akan diadakan perdamaian antara kedua dusun oleh kepala desa. Namun sebelum dilakukan perdamaian terjadi pertikaian antara Dusun II dan Dusun III yang menyebabkan jatuhnya korban atas nama Raniaro Boulolo (48) warga Dusun III Desa Foikhugaga, Kecamatan Umbunasi.

Sesaat kemudian, Wakapolres, para kasat dan anggota sekitar 100 personel melakukan perjalanan menuju TKP mengingat Medan yang sulit untuk dilalui kendaraan. Lalu, Kapolres Nisel membentuk tim untuk melakukan pencarian.

Awalnya masyarakat takut memberikan keterangan dan menjadi saksi dikarenakan akan membahayakan diri dan keluarganya nanti. Setelah dilakukan penggalangan dan diberikan jaminan keamanan beberapa masyarakat mau memberikan keterangan dan membantu mencari tahu keberadaan kedua tersangka, sampai akhirnya satu dari pelaku dapat ditangkap.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Istimewa

Poldasu Nyatakan Hoax Netizen Sebut Dosen USU Dibebaskan

MEDAN, Waspada.co.id – Pengguna media sosial (medsos-red) Facebook mendadak heboh atas status milik Ulfa Nilawati ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.