Home / Fokus Redaksi / Poldasu Tembak Mati Kurir Narkoba Jaringan Internasional, 14 Kg Sabu Disita
WOL Photo

Poldasu Tembak Mati Kurir Narkoba Jaringan Internasional, 14 Kg Sabu Disita

MEDAN, Waspada.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut meringkus dua kurir sabu jaringan internasional dalam penyergapan yang dilakukan di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Provinsi Riau, dan Jalan Lintas Sumatera Cikampak, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari dua orang yang diamankan, satu tersangka ditembak mati karena berusaha melawan petugas. Dari mereka, polisi mengamankan 14 bungkus sabu yang diperkirakan seberat 14 kg.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, mengatakan sabu-sabu tersebut dibawa dari Malaysia ke Riau, sebelum akhirnya akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara. Penangkapan ini berawal setelah petugas menerima informasi akan ada sabu yang masuk dari Riau menuju Medan.

“Saat itu petugas membuntuti satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1875 FJ yang dicurigai membawa narkotika. Pelaku yang datang dari Riau kemudian membawa kendaraannya dengan cepat. Khawatir targetnya lepas, mobil dihentikan di Jalan Arifin Ahmad Kota Dumai,” ungkapnya di RS Bhayangkara Medan, Kamis (7/2).

Agus menambahkan, saat akan dihentikan para pelaku berupaya melarikan diri dengan melepas tembakan ke arah dan mengenai mobil petugas. Karena ada perlawanan dari pelaku, petugas kemudian melepaskan tembakan ke arah kaca samping kanan bagian depan salah seorang pelaku yang berperan sebagai sopir dan mengenai telapak tangan kanan dan lutut sebelah kirinya.

“Kemudian pada jarak 1 KM tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Cikampak, Labuhanbatu, mobil tersebut berhenti dan dua orang laki-laki keluar dari mobil. Mereka langsung melarikan diri ke arah perkebunan dan petugas langsung memberi tembakan peringatan tapi tidak diindahkan,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, salah seorang pelaku berinisial S berhasil diamankan sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Petugas kemudian kembali menyisir sekitar lokasi dan berhasil mengamankan pelaku berinisial P.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan dari mobil yang dikendarai S dan P dan ditemukan satu buah tas warna hitam berisi 14 kg sabu yang dikemas dalam bungkus teh Cina warna hijau dengan tulisan Guan Yin Wang,” ungkap Agus.

Tak berapa lama kemudian, pelaku S dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pengobatan. Sementara pelaku P dibawa untuk pengembangan. Saat di perjalanan, ungkap Agus, tersangka P berupaya melarikan diri.

“Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan, petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur ke arah pelaku dan mengenai punggung bagian kiri yang mengakibatkan pelaku P meninggal dunia,” tukas Agus.

Sementara itu, tersangka S mengaku baru kali ini menjadi kurir narkoba. Dia diupah Rp15 juta membawa sabu tersebut dari Pekanbaru ke Medan. Ayah anak satu tersebut mengatakan, upah menjadi kurir rencananya akan dia gunakan untuk mengkuliahkan adiknya. (wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Teja Wijaya Bersyukur, Poldasu Kembalikan Lahan Cemara Sport Centre

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca melalui proses persidangan yang cukup panjang, akhirnya penyidik dari Direktorat Reserse ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: