Home / Fokus Redaksi / Poldasu Segera Razia Club Malam Kelas Kakap Disinyalir Sarang Narkoba
WOL Photo

Poldasu Segera Razia Club Malam Kelas Kakap Disinyalir Sarang Narkoba

MEDAN, WOL – Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan melakukan razia di tempat hiburan malam kelas kakap seperti, Grand Station, Stroom, dan Classical yang disinyalir sebagai sarangnya peredaran narkoba.

Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengatakan dalam waktu dekat akan merazia tempat hiburan malam yang diduga kuat sebagai tempat beredarnya narkoba jenis ekstasi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, saat dikonfirmasi Waspada Online, kapan menindak lanjuti pernyataan Kapolda Sumut untuk merazia club malam, disebutkannya masih mengumpulkan data.

“Terima kasih informasinya dan telah mengingatkannya. Nanti tempat hiburan malam di Medan akan segera kita razia semua. Saat ini masih dikumpulkan data-data dulu di lapangan,” ungkap Rina Sari Ginting, Senin (12/3).

Dijelaskan, setiap tempat hiburan malam tidak dibenarkan menyediakan maupun menjual narkoba jenis apapun kepada pengunjung. Sehingga apabila terbukti adanya peredaran narkoba maka tempat hiburan itu akan diberikan sanksi tegas.

Disinggung mengenai adanya indikasi tebang pilih saat melakukan penggerebekan tempat hiburan malam, Rina mengaku tidak ada membedakannya dan semuanya telah dilakukan sesuai prosedur. “Enggak ada dibedakan. Semuanya sama. Segera akan kita razia,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, juga tengah mendalami peredaran narkoba di tempat hiburan malam di Grand Station, Classical, dan Stroom. Namun, Dadang enggan menyampaikan kapan personilnya akan melakukan penggerebekan.

“Kalau saya kasih tau waktunya bisa bocor dong. Tunggu saja akan saya razia. Polrestabes Medan komit dalam pemberantasan narkoba apalagi di tempat hiburan malam,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, DPD LSM Perjuangan Keadilan Sumatera Utara sangat menyayangkan sikap BNNP Sumut dan Polrestabes Medan dalam melakukan razia tempat hiburan malam di Kota Medan yang dilaksanakan pada Minggu (11/3) dini hari.

Pasalnya, razia yang dilaksanakan hanyalah tempat hiburan yang berada di pinggiran Kota Medan atau club malam kelas teri.

“Kalau hanya club malam kelas teri saja buat apa dirazia, karena hanya sebagai rutinitas biasa saja. Seperti razia kemarin di Pronto Bar N Resto Jalan Abdullah Lubis Medan, Monkey Bistro and Bar Jalan Imam Bonjol Medan, dan New Zone Jalan Wajir. Itukan kecil-kecilan lokasinya,” sindir Agustinus Riza Kaban selaku Ketua DPD LSM Perjuangan Keadilan Sumut.

Selain itu, sambung Riza, seharusnya Polrestabes Medan dan BNNP Sumut merazia tempat hiburan malam yang lebih besar dan beromzet ratusan juta rupiah setiap harinya. Seperti Classical, Grand Station, dan Stroom karena disinyalir peredaran narkoba jenis ekstasi, key vitamin, dan happy five (H5), di tempat tersebut cukup bebas.

“Kalau memang mau dilakukan razia ya jangan ada sistem tebang pilihlah. Atau jangan-jangan apakah aparat penegak hukum di Provinsi Sumatera Utara ini sudah mandul dan terkesan takut untuk melakukan razia terhadap tempat hiburan kelas kakap tersebut?” kesalnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapolrestabes Harapkan Dibuat Perda CCTV

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, berharap agar legislatif mendorong lahirnya peraturan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: