Breaking News
Home / Medan / Poldasu Kejar Buronan Terakhir Pembunuh Aiptu Jakamal
WOL Photo
WOL Photo

Poldasu Kejar Buronan Terakhir Pembunuh Aiptu Jakamal

MEDAN, WOL – Tim gabungan dari Unit Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, Polsek Labuhan, dan Polres Belawan, tengah melakukan pengejaran terhadap buronan (DPO) terakhir pembunuh anggota Sat Narkoba Polrestabes Medan, Aiptu (anumerta) Jakamal Tarigan.

“Masih ada seorang buronan lagi pembunuh Aiptu Jakamal yang masih dalam pengejaran tim gabungan. Namun mohon maaf identitas belum bisa disampaikan,” ungkap Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah didampingi Kapolres Belawan, AKBP Yemi Mandagi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Kamis (8/6).

Dalam kasus pembunuhan anggota Polri itu, tim gabungan telah berhasil meringkus 6 orang tersangka, satu diantaranya ditembak mati karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap dalam pelariannya di Tapanuli Selatan (Tapsel). Adapun para tersangka yang diamankan, yakni Lisman Giawa alias Pak Agus, memukul bagian belakang kepala korban dengan botol bir hingga botol bir tersebut pecah.

Kemudian, tersangka Jhoni Hartono Zebua alias Tena, menusuk punggung korban dengan pisau belati. Tersangka Morali Gule dan Faigi Zaro Zega alias Pak Robert yang berperan menyuruh para tersangka menyerang korban. Selanjutnya, Soza Nolo Lembu (35) ditembak mati berperan menusuk bagian depan tubuh korban dan menggorok leher korban dengan pisau belati. Sementara Pak Ayu Giawa (40)  berperan merebut pistol korban dan menusuk bagian depan tubuh korban.

“Untuk tersangka Soza Nolo Lembu yang ditembak mati sempat melarikan diri berbagai daerah. Namun petugas yang tidak mau kehilangan jejaknya berhasil menangkapnya di daerah Tapsel,” ungkap Nurfallah.

Sementara itu, Kapolres Belawan, AKBP Yemi Mandagi, menjelaskan kejadian berawal ketika adanya tabrakan di Jalan Serbaguna, lahan garapan, Pasar IV, Kecamatan Labuhan Deli, Jumat (2/6) sore. Namun akibat tabrakan terjadi keributan warga karena penabrak yang juga warga sekitar melarikan diri. Karena terjadi keributan, warga pun memanggil Aiptu Jakamal untuk melerai keributan warga tersebut. Setelah dimediasi akhirnya keributan dapat diredam.

“Namun pada malamnya, ada sekelompok warga dalam kondisi mabuk tidak terima dalam tabrakan mendatangi warga lainnya dan kembali terjadi keributan. Nah, ketika warga meminta bantuan kepada almarhum, di situlah korban ditikam para pelaku hingga tewas,” tukasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

foto: youtube

Kodam I/BB Minta Warga Lapor Bila Melihat Pengemudi BK 1314 GM Ngaku TNI

MEDAN, WOL – Kodam I/BB terus melakukan upaya pengejaran terhadap pengemudi BK 1314 GM yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.