Newsticker
WOL / Fokus Redaksi / Poldasu Geledah Kantor APBMI Dalami Kasus Dwelling Time Belawan
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Poldasu Geledah Kantor APBMI Dalami Kasus Dwelling Time Belawan

MEDAN, WOL – Timsus Ditreskrimum Polda Sumut menggeledah Kantor DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Jalan Syekh H.A Wahab Rokan, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Kamis (6/10).

Pantauan Waspada Online saat menyambangi Kantor APBMI, penggeledahan yang dilakukan polisi untuk mendalami kasus dwelling time di Pelabuhan Belawan. Di mana dalam pencarian bukti-bukti kasus dwelling time dipimpin langsung Penyidik Madya Ditreskrimum Poldasu, AKBP Sandy Sinurat.

“Iya kita kemari mencari bukti-bukti dan data kasus dwelling time di Belawan,” ungkapnya saat ditemui Waspada Online.

Diketahui, dalam kasus dwelling time, Polda Sumut berhasil mengamankan dua orang tersangka yang terlibat pengutan liar bongkar muat di Pelabuhan Belawan.

WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Selain itu, untuk menangkap pelaku dwelling time, Polda Sumut membentuk delapan timsus yang terdiri dari Intelijen, Reserse dan dibantu oleh Polres Belawan untuk menyelidiki adanya dugaan pungli saat proses bongkar muat di Belawan.

Timsus tersebut ditargetkan bekerja selama sebulan untuk mengungkap, menangkap dan membongkar sindikat pungli ‘berdasi’ tersebut.

Selama dalam proses penyelidikan, timsus yang langsung dikendalikan oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Toga H Panjaitan ini, telah memeriksa sejumlah saksi termasuk meminta klarifikasi dari pejabat Pelindo I untuk menjelaskan SOP proses bongkar muat (dwelling time).

Sementara dari informasi di lapangan, salah satu bentuk pungli yang terjadi di Pelabuhan Belawan itu adalah pengadaan spare part atau suku cadang pada delapan mesin crane (pemindah) counteiner dari kapal ke darat dan dari tempat penyimpanan ke truk counteiner yang membutuhkan waktu hingga belasan jam sehingga waktu bongkar muat lebih lama.

Kemudian, proses maintenance (perawatan) mesin yang juga membutuhkan waktu lama. Dalam kasus ini, teknisi harus mendapat persetujuan dari penanggungjawabnya untuk melakukan perawatan. Padahal, waktu perawatan (service) mesin juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Di samping itu, proses pengujian mesin juga membutuhkan waktu beberapa jam sebelum dioperasikan.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

foto: AP

De Oranje Ladeni Italia Dalam Kondisi Terluka

AMSTERDAM, WOL – Timnas Belanda akan menghadapi lawan tangguh. De Oranje akan menjamu Italia dalam ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.