Home / Medan / Poldasu Bekuk Pemeras dan Penyekap Karyawan Mobil Rental
WOL Photo

Poldasu Bekuk Pemeras dan Penyekap Karyawan Mobil Rental

MEDAN, Waspada.co.id – Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap pelaku pemerasan dan penyekapan terhadap karyawan mobil rental PT. TPI, Zulfikli Nasution.

Adapun identitas pelaku bernama Feri Irawan, seorang sopir Grab yang tergabung dalam komunitas Driver Sopir Online Sumatera Utara (D’BOSS).

Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, mengatakan tersangka ditangkap atas laporan korbannya, Zulifikli Nasution sesuai dengan Laporan Polisi : LP/1378/X/ SPKT III, 09 Oktober 2018. Dalam laporan tersebut tersangka diduga kuat telah melakukan tindak pidana penyekapan dan pemerasan terhadap korban.

“Dalam kasus tersebut, korban mengalami kerugian satu unit Mobil Daihatsu Sigra BK 1400 ES dan uang Rp5 juta,” katanya kepada wartawan, Senin (19/11).

Maringan mengungkapkan, kasus itu sendiri bermula dari penarikan satu unit mobil rental milik PT TPI yang digunakan tersangka, karena tersangka tidak membayar beberapa bulan uang rental kepada pihak PT TPI. Sebelumnya, komunitas tersangka dan pihak PT TPI memang telah menjalin hubungan kerja sama.

Nah, atas penarikan tersebut, tersangka rupanya tidak senang sehingga meminta bantuan kepada teman-teman kominitasnya. Sehingga, pihak D’BOSS mempertemukan korban dan tersangka untuk melakukan klarifikasi terkait penarikan tersebut di warung kopi Jalan Sisingamangaraja Medan dekat kantor Demokrat, 29 Oktober 2018 lalu.

Kemudian, rekan-rekan tersangka yang mendapat kabar atas pertemuan tersebut dari media sosial WhatsApp langsung beramai-ramai mendatangi lokasi, yang mencapai 50 orang.

Dalam percakapan tersebut, tersangka CS pun mengintimidasi korban dan meminta agar mobil yang ditarik korban segera dikembalikan. Sebab, dalam penarikan sebelumnya, tersangka menyebut bahwa korban turut membawa uang sebesar Rp10 juta yang tersimpan di dalam mobil tersebut.

“Di situ korban mulai tertekan, apalagi tersangka mengancam korban tidak boleh meninggalkan lokasi sebelum memberikan uang Rp10 juta tersebut. Tak tahan, kemudian korban menuruti keinginan tersangka dengan membayar uang tersebut dengan cara mencicil dengan jaminam mobil yang sebelumnya ditarik korban. Mobil dan uang sebesar Rp5 juta diantar ke kantor D’BOSS Jalan Gajah Mada Medan,” terangnya.

Selanjutnya, masih kata Maringan, mobil dan uang tersebut lantas diberikan tersangka kepada Ketua D’BOSS untuk keperluan organisasi. Sedangkan korban melaporkan tersangka atas perbuatan tersangka yang telah melanggar hukum ke Polda Sumut.

Berdasarkan laporan itu, Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka Feri Irawan.

“Kasus ini masih dalam proses pengembangan dan mencari tersangka lain yang belum tertangkap,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Tim VC Poldasu Bekuk 2 Penjual Togel

MEDAN, Waspada.co.id – Dua juru tulis judi togel diamankan personil Unit Vice Control (VC) Subdit ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: