_
Home / Fokus Redaksi / Poldasu Bekuk 3 Pelaku Ancam Bunuh Jurnalis
WOL Photo/Lihavez

Poldasu Bekuk 3 Pelaku Ancam Bunuh Jurnalis

MEDAN, WOL – Tim personel Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, membekuk tiga preman pelaku ancam bunuh dan menganiaya seorang jurnalis, Adi Palapa Harahap.

Ketiga pelaku bernama Parlin Sitorus, Torang Silaen, dan Hokbin Sinaga. Mereka ditangkap di kediaman masing-masing.

“Tadi malam anggota Subdit Jahtanras berhasil meringkus tiga pelaku penganiayaan terhadap jurnalis INews TV, Adi Palapa Harahap,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (29/3).

Disebutkan, ketiga pelaku memiliki peran dalam menganiaya korban Adi Palapa. Parlin Sitorus berperan sebagai yang membawa tersangka lainnya ke rumah korban di Pasar III, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Labuhan Deli dan turut melakukan penganiayaan terhadap korban.

Kemudian Torang Silaen, turut melakukan penganiayaan terhadap korban dan Hokbin Sinaga, berperan mengetuk pintu rumah korban dan memanggil korban pada malam kejadian pengeroyokan.

“Mereka ditangkap di lahan garapan Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan,” jelas Rina Ginting.

Dalam penangkapan ketiga tersangka, sambung Rina, turut diamankan barang bukti berupa satu unit mobil Nissan Xtrail milik tersangka Parlin Sitorus yang digunakan para pelaku ke TKP.

Satu buah CD rekaman pemberitaan, tentang penyerobotan tanah dan keberadaan gudang semen milik tersangka dan tiga unit handphone milik ketiga tersangka.

“Saat ini ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan penyidik. Nanti hasil perkembangannya akan kita sampaikan,” pungkasnya.

Diketahui, Adi Palapa Harahap (40) salah seorang jurnalis televisi nasional nyaris dibunuh preman bayaran saat melakukan peliputan gudang pabrik semen ilegal di Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan. Pasalnya, pihak pemilik gudang pabrik semen ilegal itu tak terima dengan berita yang dimuat korban.

“Kemarin ada aku beritakan mengenai keberadaan gudang pabrik semen ilegal dan penjualan lahan garapan di Jalan Anif. Nah, tadi malam beberapa orang preman bersama oknum polisi datang ke rumah hendak menculikku,” ungkap Adi ketika hendak membuat laporan ke SPKT Polrestabes Medan, Jumat (24/3).

Pria yang bermukim di Jalan Pasar III, Mabar Hilir itu, menyebutkan karena tak ingin diculik ia pun melakukan perlawanan kepada para pelaku. Namun karena kalah jumlah tenaga dia pun babak belur dipukuli.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Mengenal Dirut Bank Sumut Baru, Ini Sederet Prestasi Budi Utomo

MEDAN, Waspada.co.id – Hari ini, Jumat (23/8) Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.