_
Home / Medan / Petugas Sabhara bantah aniaya wartawan
WOL Photo/Ridin

Petugas Sabhara bantah aniaya wartawan

MEDAN, WOL –  Santernya pemberitaan tentang tidakan penganiayaan yang dilakukan oleh petugas Sabhara Polresta Medan terhadap salah seorang oknum wartawan saat meliput di areal Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada  Minggu malam (5/4), ternyata dibantah oleh salah seorang petugas Sabhara yang berada di lokasi kejadian.

Bripda M Ageng Pratama saat ditemui Waspada Online, sangat kecewa dengan pemberitaan miring yang menyudutkan dirinya dan teman-temannya sesama petugas Sabhara yang saat itu bertugas di PRSU. Menurut  Bripda M Ageng Pratama yang juga putra Wahyudi salah seorang wartawan senior di Kota Medan ini menyebutkan tidak ada tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan dirinya dan teman-temannya sesama petugas Sabhra Polresta Medan yang meliput di PRSU tersebut.

Menurut Ageng, pada malam itu terjadi rubut-ribut didepan panggung konser musik di PRSU. Petugas Sabhara berhasil mengamankan lima orang pengunjung yang diduga membuat ribut di depan pangung tersebut dan membawanya di post satpam untuk dimintai ketarangan dan dilakukan pendataan. ” Setelah didata oleh katim kami, kelima orang tersebut kemudian diperbolehkan meninggalkan pos satpam,” ujar Ageng.

Selang kemudian kata Ageng, terdengar cekcok mulut dua orang pengunjung di areal depan PRSU yang tak jauh dari pos satpam. Mendengar suara gadu mulut tersebut teman-teman Ageng yang bertugas di PRSU tersebut cepat mengamankan keduanya. ” Kemudian kulihat ada petugas dari Polsek Helvet menyuruh kedua orang ini bubar karena bisa mengganggu jalan keluar para pengunjung. Tetapi salah seorang diantaranya melawan dan nggak mau disuruh keluar, kemudian datang teman kita dari Sabhara yang juga menyuruh keluar pria yang buat ribut itu tetapi pria tersebut juga  tidak mau keluar dan tiba-tiba pria itu mengeluarkan kalimat macam betul aja kalian polisi,” tutur Agung.

Kemudian kata  Ageng pria  tersebut dibawa petugas Sabhara ke pos satpam dan baru diketahui kalau pria tersebut adalah wartawan. ” Kalau katanya dia melakukan peliputan itu nggak ada, dia beradu mulut dengan temannya itu dan kemudian dia diamankan ke pos, setelah diamankan ke pos baru kita tau kalua dia seorang wartawan,” ungkap Ageng semberi menyebutkan tidak ada tindakan pemukulan yang dilakukn teman-temannya itu.

Di pos satpam pun kata Ageng, pria yang nyebut wartawan tersebut juga sempat menantang petugas,” Di pos pun dia sempat  nantang kawan kami, kutunggu kau di luar ya, ” ungkap Ageng menirukan ungkapan oknum wartawan tersebut. Tetapi hal tersebut cepat ditenangkan oleh katimnya  dan selang kemudian para petugas Sabhara termasuk Ageng melanjutkan tugas ke wilayah Sambu.

Kasat Sabhara Polresta Medan, Kompol Tris Lesmana Zeviansyah, saat dikonfirmasi mengaku tengah menyelidiki kasus ini. “Masih kita lidik dan akan kita panggil anggota untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya,” katanya.

Wartawan senior Wahyudi yang juga orang tua salah seorang petugas Sabhara tersebut sangat mengesalkan pemberitaan yang sangat menyudutkan petugas Sabhara tersebut. Menurutnya pemberitaan itu dibesar-besarkan yang tidak sesuai dengan peristiwa sebenarnya.

“Kalau memang oknum wartawan tersebut dianiaya, kok wajahnya tidak ada memar, Lagi pula kalau memang wartawan tersebut  dipukuli sejumlah oknum Sabhara pasti wartawan itu sudah terkapar. Jadi janganlah melakukan pemberitaan yang mengada-ada untuk mendapatkan sesuatu maksud tertentu,” ungkap Wahyudi.

Wahyudi juga menyebutkan, mendengar kabar adanya peristiwa tersebut dirinya sudah meminta maaf dengan oknum wartawan yang katanya dianiaya oleh petugas sabhara tersebut. “Mendengar kabar itu, walaupun belum tentu benar kejadian tersebut, saya sudah menghubungi oknum wartawan tersebut dan secara pribadi saya sudah minta maaf karena anak saya juga bertugas di Sabhara. Tetapi nampaknya wartawan tersebut tidak menerima permintaan maaf saya dan kemudian meributi hal ini,” kesal Wahyudi. (wol/data1)

Penulis: RIDIN
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Lagi, Edison Ginting Ketua Wartawan Unit Pemko Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Lewat pemilihan secara ketat dan alot, Edison Ginting dari Harian Waspada kembali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.