Home / Medan / Perum Perumnas: Pemindahan Masjid Amal Silaturahim Sesuai Kesepakatan
WOL Photo/Lihavez SA

Perum Perumnas: Pemindahan Masjid Amal Silaturahim Sesuai Kesepakatan

MEDAN, WOL – General Manajer (GM) Perum Perumnas Regional I, Sunanto, mengungkapkan rencana pemindahan Masjid Amal Silaturahim yang berada di Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, telah disepakati.

Dia menjelaskan pihak BKM maupun ahli waris telah sepunuhnya menyerahkan lahan Masjid Amal Silaturahim kepada Perum Perumnas dalam proses pembangunan sejuta rumah yang dilakukan pemerintah.

“Artinya mereka telah memberikan izin agar Masjid Amal Silahturahim dipindahkan. Nantinya lahan masjid gunakan sebagai akses jalan keluar masuk rumah susun yang masih tahap pembangunan,” ungkapnya kepada Waspada Online, Selasa (13/3) menindaklanjuti tentang penolakan pemindahan Masjid Amal Silaturahim.

Sunanto mengungkapan Perum Perumnas sangat menyayangkan adanya oknum-oknum yang ingin menghambat pembangunan rumah bagi rakyat oleh pemerintah. Sebab, pengerjaan pembangunan rumah susun menjadi penghambat.

“Walaupun kita pindahkan, namun telah dibangun Masjid Amal Silaturahim yang baru tidak jauh dari masjid yang lama. Saat kondisi masjid yang baru sangat bangus dan nyaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pemindahan Masjid Amal Silaturahim pelaksaannya telah dilakukan sesuai tahapan sesuai prosedur. Artinya, semua pihak yang terlibat di dalam kepengurusan Masjid Amal Silaturahim telah bertemu dengan Perum Perumnas dan sepakat memberikan lahan guna pembangunan.

“Para ahli waris dan juga BKM telah membuat pernyataan secara tertulis di atas materai 6.000 yang menyatakan tidak keberatan memindahkan masjid ke tempat yang baru,” aku Sunanto sembari menunjukkan surat pernyataan pemindahan Masjid Amal Silaturahim.

Disinggung mengenai wakaf masjid, Sunanto mengakuinya bahwa Masjid Amal Silaturahim berstatus wakaf. Namun begitu, ada beberapa peraturan yang menerangkan kalau lahan wakaf dapat dipindahkan demi kepentingan umum atau orang banyak.

“Kalau demi kepentingan orang banyak lahan wakaf dapat dipindahkan itu tercatat dalam hukum perwakafan. Sehingga kami telah membangun masjid yang baru,” ujarnya nantinya pemerintah yang akan melakukan pemindahan.

“Jadi bukan Perum Perumnas saja. Pemerintah khususnya pemerintah daerah turut andil dalam pembangunan tersebut,” pungkasnya.

Diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bersama MUI Sumatera Utara dan MUI Kota Medan menolak pemindahan Masjid Amal Silaturahim.

Penolakan pemindahan masjid itu disampaikan langsung Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Pusat, KH Tengku Zulkarnain, saat menyambangi Masjid Amal Silaturahim, Senin (12/3), didampingi beberapa pengurus ormas islam.

Dia mengatakan pemindahan masjid yang dilakukan pihak pengembang pembangunan rumah susun di Komplek Asia Mega Mas jelas melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

“Kenapa harus masjid ini yang digusur?. Apakah keberadaannya menggangu?. Nah, pemindahan ini jelas membuat umat muslim marah,” katanya kepada awak media.

Zulkarnain mengungkapkan kasus penggusuran masjid paling banyak terjadi di Kota Medan. Setiap ada proyek pembangunan yang lokasinya berdampingan dengan rumah ibadah (masjid-red) pihak pengembang selalu melakukan penggusuran.

“Banyak faktanya, salah satunya Masjid Amal Silaturahim yang akan digusur pengembang,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Dampingi Jokowi, Ma’ruf Amin Non Aktif Dari Ketua MUI

JAKARTA, Waspada.co.id – Bakal calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin memilih non aktif dari jabatan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: