Breaking News
Home / Medan / Perubahan Anggaran di P-APBD 2017 Jadi Perhatian Serius PKS
WOL Photo/Rizki
WOL Photo/Rizki

Perubahan Anggaran di P-APBD 2017 Jadi Perhatian Serius PKS

MEDAN, WOL – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan, mempertanyakan sejumlah perubahan pendapatan dan belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 yang diajukan Pemko Medan ke DPRD Medan baru-baru ini.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, H Jumadi SPd.I, dalam sidang paripurna yang beragendakan Pemandangan Umum Fraksi terhadap rancangan peraturan daerah kota Medan tentang rancangan perubahan APBD  kota Medan tahun anggaran 2017, Rabu (20/9).

Dikatakan Jumadi, target pendatapan pada perubahan APBD tahun 2017 naik sebesar Rp259,42 miliar lebih, patut diapresiasi meskipun sumber terbesarnya adalah dari dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya yaitu sebesar Rp201,20 miliar lebih. Dengan demikian, pertambahan pendapatan yang bersumber dari pendapatan asli daerah hanya sebesar Rp58,21 miliar lebih.

“Dari pos pendapatan ini, yang menjadi perhatian kami antara lain pos pendapatan dari sektor retribusi parkir di tepi jalan umum hanya mengalami kenaikan Rp2 miliar. Kami menilai angka masih terlalu kecil untuk potensi yang dimiliki Kota Medan,” sambungnya.

Fraksi PKS mengusulkan agar target pedapatan dari sektor ini dinaikkan menjadi Rp4 miliar. FPKS juga mendorong agar Pemerintah Kota Medan segera menerapkan program e-parking sehingga pendapatan dari pos lebih terukur pencapaiannya.

“Kemudian pos pendapatan dari sektor pajak parkir ditargetkan naik Rp2 miliar. Kami mengapresiasi kenaikan ini, namun kami perlu mengingatkan agar pengutipan dari sektor ini lebih diintensifkan, karena kami masih menemukan di rumah sakit tertentu yang mengutip parkir dari masyarakat belum ditarik pajak parkirnya,” imbuhnya.

Sementara itu dari sektor anggaran belanja diproyeksikan naik hanya sebesar Rp60,64 miliar saja, PKS menilai perubahan angka ini tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai belanja Kota Medan sebesar Rp5,4 triliun lebih.

“Sesuai dengan penjabaran buku Perubahan APBD Kota Medan tahun anggaran 2017 kami tidak menemukan skala prioritas perubahan anggaran belanja Pemerintah Kota Medan karena tersebar hampir di seluruh SKPD dengan nilai pertambahan yang kecil. Kami mengusulkan agar dana Rp60,64 miliar lebih ini, diprioritaskan untuk meningkatkan pelayanan publik di Kota Medan serta program-program kesejahteraan untuk masyarakat Kota Medan seperti penambahan kuota untuk pelayanan kesehatan BPJS PBI untuk masyarakat miskin di Kota Medan, bantuan beasiswa untuk siswa miskin tingkat SD-SMP Negeri dan swasta di Kota Medan, menaikkan honor untuk guru MDTA, honor bilal jenazah, honor penggali kubur di mana saat ini hanya sebesar Rp200 ribu per bulan, honor imam mesjid di mana saat ini hanya Rp75 ribu per bulan. Menurut kami, angka sudah sangat tidak layak lagi zaman milenial tahun 2017 ini,” jelasnya lagi.

Dalam kesempatan ini, FPKS juga mengusulkan agar pembayaran honor terhadap guru-guru MDTA, bilal jenazah, penggali kubur dan imam mesjid dilakukan setiap bulan sekali sehingga dapat dinikmati setiap bulan.

Kemudian dalam Perubahan APBD 2017 Pemerintah Kota Medan menaikkah anggaran belanja modal untuk membeli tanah kosong sebesar 25 milyar menjadi Rp50,34 miliar.

“Yang menjadi pertanyaan kami, tanah yang akan dibeli nantinya diperuntukkan untuk apa saja. Kemudian apakah realisasinya masih memungkinkan mengingat kalender tahun 2017 tinggal 90 hari lagi. Kami tidak ingin kegiatan yang sudah dianggarkan pada Perubahan APBD malah menjadi silpa,” tukasnya.

Seperti diketahui, sesuai dengan dokumen rancangan perubahan APBD Kota Medan Tahun 2017, struktur P-APBD Kota Medan adalah sebagai berikut, pendapatan bertambah Rp259,42 miliar (4,93 persen) menjadi Rp5,52 triliun lebih. Belanja bertambah Rp60,64 miliar (1,10 persen) menjadi Rp5,55 triliun lebih, penerimaan pembiayaan berkurang Rp198,75 miliar (84,82 persen) menjadi Rp35,58 miliar, pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp5 miliar.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/Lihavez

Polisi Tembak Pembunuh Kakek Dalam Gudang

MEDAN, WOL – Kematian Bahtiar yang sebelumnya sempat membuat pihak keluarga menduga akibat terjatuh dan kepalanya ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.