Home / Medan / Pertamina Pastikan Pasokan Aman Selama Lebaran
WOL Photo

Pertamina Pastikan Pasokan Aman Selama Lebaran

MEDAN, Waspada.co.id – Guna mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Sumatera bagian Utara jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, melakukan pemeriksaan akan sarana dan fasilitas di lapangan untuk memastikan keamanan distribusi produk.

Pengecekan sarana fasilitas distribusi produk dilakukan di dua wilayah yang diperkirakan akan menjadi lokasi yang akan menjadi titik konsentrasi pemudik dan juga lokasi wisata, yakni wilayah Sei Rampah – Kisaran – Siantar-Parapat dan wilayah wisata Brastagi-Simalem.

Pemeriksaan sarana dan fasilitas saluran distribusi dilaksanakan mulai dari fasilitas Kiosk Pertamax, Terminal BBM Kisaran dan Siantar, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), SPBU, SPBU Kantong, Agen dan Pangkalan LPG, hingga ke SPBU Motorist.

General Manager Pertamina MOR, Joko Pitoyo, mengatakan kegiatan pemeriksaan sarana dan fasilitas rutin dilakukan untuk antisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar.

“Guna antisipasi kenaikan konsumsi bahan bakar jelang hari raya, Pertamina MOR I melaksanakan pemeriksaan terhadap sarana dan fasilitas distribusi untuk memastikan kembali keandalan dan keamanan operasionalnya dalam mendukung Satgas RAFI 2018,” tuturnya.

Pertamina berharap melalui kegiatan ini, kami dapat memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terjaga dan terpenuhi dengan baik.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pemeriksaan sarana dan fasilitas dalam rangka kesuksesan Satgas RAFI 2018. Sebelumnya, Joko Pitoyo bersama tim manajemen Pertamina MOR 1 telah melaksanaan pemeriksaan di Padang, Pariaman, dan Bukittinggi, Sumbar, Banda Aceh, Aceh, Batam, Kepri, dan Pekanbaru, Riau.

“Dari hasil laporan tim Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1439 H periode Senin, 11 Juni 2018, ditemukan adanya peningkatan konsumsi bahan bakar jelang Hari Raya. Untuk jenis bahan bakar Premium mencapai 7.550 kiloliter (KL) per hari atau 34% di atas penyaluran harian normal, Pertalite 7.000 KL per hari yang artinya 7% di atas penyaluran harian normal, sedangkan Pertamax mencapai 1.650 KL per hari atau 50% di atas normalnya. Adapun penyaluran LPG 8% di atas penyaluran normal yaitu 2.810 metric ton (MT) per hari,” tambahnya.

Dalam pantauan lapangan di SPBU 14.211.204 yang menjadi titik mobile storage atau SPBU Kantong dan 14.211.214 yang menjadi titik berangkat motorist keduanya berlokasi di Parapat, Simalungun penjualan gasoline series naik dua kali lipat. Joko Pitoyo mengungkapkan di SPBU 14.211.204 penjualan Pertalite mencapai 16 KL atau naik signifikan dibandingkan dengan rerata harian normal sebanyak 9 KL per hari, demikian juga Pertamax yang meningkat tajam dari semula 500 liter per hari menjadi 1-2 KL per hari.

“Mudik sudah mulai berdampak pada peningkatan permintaan pada SPBU yang menjadi perlintasan pemudik dan juga pusat wisata. Ini juga terlihat dari tren penyaluran dari TBBM Pematang Siantar yang menyalurkan 20% di atas normal,” ungkapnya di sela-sela pemeriksaan.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Rayakan Hari Jadi, Pertamax Turbo Apresiasi Pelanggan

MEDAN, Waspada.co.id – Merayakan hari jadi produk bahan bakar berkualitas, Pertamax Turbo, Pertamina Marketing Operation ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: