_
Home / Medan / Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
WOL Photo

Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini

MEDAN, Waspada.co.id – Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sumatera Utara menjadi salah satu daerah rawan bencana.

Berdasarkan kajian Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), mencatat anak-anak menjadi korban terbanyak dalam bencana. Disebabkan minimnya kemampuan menyelamatkan diri, dan rendahnya pemahaman terhadap bencana.

Melihat hal tersebut, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan kegiatan Pertamina Energi Negeri (PEN) yang mengedukasi siswa sekolah akan bencana. Kegiatan dilaksanakan di SD 060949 Medan dan SD Al Jamiyatul Wasliyah.

General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki, menuturkan bahwa tema dari PEN untuk tahun ini adalah Sekolah Aman (Safety School). Ini selaras dengan tema peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Februari.

“Sebagai bagian dari peringatan Bulan K3, kami mengadakan PEN untuk mengedukasi siswa-siswi akan bahaya bencana dan bagaimana cara menghadapinya,” tuturnya.

Lebih dari 30 siswa-siswi dari 12 kelas, mendapatkan materi dan praktik mengenai antisipasi dan menghadapi bencana alam. Di antaranya banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Tak kurang dari 20 pekerja muda Pertamina MOR I meluangkan waktu untuk berbagi dengan siswa-siswi.

“PEN 2019 adalah kegiatan tahunan yang memasuki kali ke tiga. Sebagai salah satu wujud keterlibatan pekerja dalam kegiatan sosial,” kata Santanu.

Ditambahkan, Region Manager HSSE MOR I, Harris Siantoro, kegiatan PEN tahun ini juga memberikan bantuan CSR kepada SD 060949 Medan dan SD Al Jamiyatul Wasliyah sebanyak masing-masing Rp20 juta.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar,” tambah Harris.

PEN merupakan bagian dari program CSR Pertamina bidang pendidikan, yaitu Pertamina Cerdas. Tahun lalu, MOR I menyalurkan sebesar lebih dari 40,7 miliar rupiah untuk mendukung pendidikan putra putri daerah di Sumatera bagian utara. Baik dalam bentuk sarana dan fasilitas maupun peningkatan kapasitas pelajar.

Sementara, Kepala Sekolah SD 060949 Medan, Rosnidar mengungkapkan kegiatan PEN positif untuk para siswa karena menambah pengetahuan mereka dalam antisipasi dan menghadapi bencana.

“Kegiatan PEN yang diadakan Pertamina ini positif karena diajarkan antisipasi dalam menghadapi bencana dengan cara menarik. Misalnya anak-anak diajarkan lagu untuk menghadapi gempa bumi, sehingga mereka mudah mengingatnya,” tutup Rosnida.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Hipnotis Terhadap Ibu-ibu dan Lansia Merajalela di Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Angka kejahatan di Kota Medan masih begitu tinggi, kali ini kejahatan hipnotis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.