_
Home / Medan / Perkuat Kelistrikan di Medan, PLN UP3 Lakukan Ini
WOL Photo

Perkuat Kelistrikan di Medan, PLN UP3 Lakukan Ini

MEDAN, Waspada.co.id – Memperkuat sistem kelistrikan di Kota Medan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan mengalihkan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 Kilo Volt (KV) dari kabel udara menjadi kabel tanam.

Manajer PLN UP3 Medan, Eko Prihandana melalui Manager Bagian Konstruksi PLN UP3 Medan, Dwita Aswiyanti menuturkan pembangunan Saluran Kabel Bawah Tanah 20 kV ini juga termasuk pekerjaan rehabilitasi Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV dalam rangka memperbaiki estetika Kota Medan.

“Ini karena kabel-kabel tegangan menengah di udara mulai berkurang memenuhi ruang udara tata kota Medan yang ada,” tuturnya di Medan, Senin (9/9).

Membangun kabel SKTM 20 KV tahun ini sepanjang kurang lebih 29.14 KMS. Di mana 9.6 kms untuk pembangungan penyulang baru dan 19.54 kms untuk rehabilitasi pemindahan saluran udara kabel tegangan menjadi kabel tanah 20 kV untuk estetika Kota Medan dengan total 15 penyulang untuk menghubungkan jaringan kelistrikan mulai dari Gardu Induk GIS Listrik, Gardu Induk Glugur sekaligus Gardu Induk Titi Kuning.

“Masing-masing gardu induk tersebut terkoneksi juga dengan Gardu Hubung – Gardu Hubung lain yang tersebar lokasinya di Kota Medan. Tujuan dari pembangunan kabel SKTM 20KV dan GH 20 KV ini untuk mengantisipasi manuver apabila terjadi gangguan pada salah satu trafo daya 150KV atau GI. Sehingga beban dapat dialihkan ke Gardu Induk yang lain melalui GH 20KV dan penyulang express 20 KV yang baru dibangun sehingga pemadaman akibat gangguan cepat teratasi dan terkover,” jelasnya.

Adanya pembangunan-pembangunan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat. Namun demikian, PLN tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan, masyarakat maupun pekerja itu sendiri.

“Atas pembangunan itu, pasti berdampak, namun dipastikan PLN berupaya seminimal dan sesingkat mungkin waktu pelaksanaan pembangunan saluran kabel tanah 20 kV tersebut,” ungkapnya.

Jadi jika kerja pada pagi harinya, malamnya harus sudah selesai walau tidak normal sekali namun sudah bisa untuk dilalui. Ada waktu dan proses yang harus dipenuhi untuk standarisasi pengaspalan sehingga tidak bisa langsung dilakukan pengaspalan.

“PLN UP3 Medan meminta maaf kepada masyarakat jika mengganggu aktivitas akibat dari pembangunan tersebut. Tetapi pembangunan tersebut lebih penting untuk keandalan sistem kelistrikaan Kota Medan ke depannya,” tukas Eko Prihandan.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Resmi Ibu Kota Pindah, Ini Kata Pengamat Ekonomi

MEDAN, Waspada.co.id – Beberapa waktu lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi menetapkan pemidahan Ibu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.