Home / Medan / Penjelasan UNPRI Soal 7 Mahasiswanya Yang Tewas di Pemandian Daun Paris
(Ist)

Penjelasan UNPRI Soal 7 Mahasiswanya Yang Tewas di Pemandian Daun Paris

MEDAN, Waspada.co.id – Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Chrismis Novalinda Ginting, menyampaikan belasungkawa dan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa bencana alam tanah longsor di Pemandian Daun Paris, Desa Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (2/12).

“Kami mendoakan semoga korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa, dan kepada para keluarga korban diberi kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya didampingi Humas UNPRI, Devi Marlin.

Chrismis mengungkapkan para mahasiswa pergi ke Pemandian Daun Paris, Desa Raja Berneh. bukan dalam tugas kampus. Melainkan atas inisiatif mereka sendiri untuk berlibur dan berwisata ke tempat pemandian air panas tersebut.

“Saat ini rektorat masih berada di RS Amanda dan RS Efarina untuk memdampingi korban luka yang masih dirawat dan tetap berkomunikasi dengan pihak keluarga korban,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, belasan mahasiswa yang sedang berkemah tertimpa longsor di kawasan pemandian air panas Daur Paris, di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Kejadian itu diperkirakan sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibat longsor, tujuh mahasiswa meninggal dunia di lokasi tersebut. (wol/lvz/data1)
Editor: Agus Utama

Check Also

Gubsu Minta Penanganan Banjir di Madina Dilakukan dengan Segera

PANYABUNGAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta agar penanganan banjir dan longsor ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: