_
Home / Medan / Pengusaha Kebab Turki Semangati Mahasiswa FE-UNPRI
Istimewa

Pengusaha Kebab Turki Semangati Mahasiswa FE-UNPRI

MEDAN, Waspada.co.id – Seminar Nasional Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia ke-12 yang dilaksanakan di Selecta Convention Center, Jalan Listrik berlangsung sukses. Seminar tersebut menghadirkan pengusaha Hendy Setiono dan dua entertainment millenial masing-masing Dennis Hadi Founder Of Hadi Group Indonesia dan Sarah Agnestika Sihotang selaku Founder Banugget Medan sebagai pembicara.

Pada kesempatan itu, ketiga pembicara memberikan masukan-masukan dan memotivasi mahasiswa FE-UNPRI yang hadir tentang dunia usaha. Acara juga dihadiri Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting S.SiT M.Kes beserta jajaran.

Pengusaha Hendy Setiono, di hadapan mahasiswa menceritakan awal keberhasilannya di dunia bisnis kuliner kebab. Dia menceritakan bahwa usaha kebab yang dirintisnya itu sudah berkembang sampai 1.300 titik di 10 negara di dunia. Dengan berapi-api ia menyampaikan kepada mahasiswa FE-UNPRI usaha Kebab Turki yang dia geluti tersebut dimulainya sejak dia masih duduk di bangku kuliah.

“Ide bisnis ini saya dapat sewaktu berkunjung ke Qatar,” ucapnya seraya mengatakan bahwa dia juga memiliki usaha lainnya seperti tambak udang Vaname, Skincare dan gerai kopi.

Hendy menyebutkan, dalam membangun bisnis, network merupakan investasi. Dia juga menyebutkan, strategi marketing juga sangat penting. Paparan trik-trik dan motivasinya, mahasiswa UNPRI tampak terpukau. Dia mengajak mahasiswa tidak lama-lama untuk berpikir melakukan bisnis. Katanya jangan takut gagal dalam berusaha. Membangun usaha itu tidak gampang, diperlukan waktu yang tidak sebentar. Dia juga mengajarkan mahasiswa untuk memantapkan diri dalam membangun bisnis, baik dengan cara sendiri maupun kolaborasi dengan teman-teman.

Namun begitu dia juga menyarankan bahwa selain membangun usaha, membangun relasi dengan berteman dengan para pebisnis lain akan menularkan jiwa enterpreneur dan ide-ide kreatif.

“Mahasiswa FE-UNPRI harus semangat dan harus punya ambisi, dan memantapkan diri membangun usaha serta membangun relasi,” tegasnya.

Kemudian hal yang sama juga disampaikan entertainment millenial Dennis Hadi dan Sarah Agnestika Sihotang. Keduanya memberikan pengalaman mereka dalam menjalani suatu bisnis. Dennis dan Sarah mengajak mahasiswa, khususnya yang ingin meniti karir sebagai pengusaha muda agar dapat berpikir secara inovatif dan kreatif dalam memulai suatu bisnis.

Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji S.Pd M.Eng Prac saat pembukaan mengatakan, bahwa tema Entertainment in Industry 4.0 yang digagas merupakan yang ke-12 kalinya berhasil dilaksanakan Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI. Disebutkan, tema ini diangkat karena era 4.0 adalah kesempatan kita saat ini. Kesempatan mahasiswa-mahasiwi UNPRI, apalagi ke depan bonus demografi Indonesia adalah banyaknya usia produktif.

Seno Aji juga menyebutkan, diundangnya para enterpreneur muda merupakan upaya UNPRI memberikan edukasi dengan konsep berbeda. Pihaknya tidak ingin teori saja, dan pihaknya ingin menambah wwasan mahasiswa dengan cara mengundang beberapa enterpreneur, untuk digali tips dan triknya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Panitia Seminar Nasional FE-UNPRI yang ke-12 tahun 2019 Cut Fitri Rostina SE MM mengatakan, seminar yang mengangkat tema “Millenialpreneur In Industri 4.0” digelar guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang kewirausahaan, serta meningkatkan kepedulian tentang pentingnya memiliki jiwa wirausaha di usia muda.

Selain itu juga bertujuan memotivasi serta memberikan kiat-kiat untuk menjadi wirausaha muda yang kreatif dan energik. “Atas dasar itulah kami menyelenggarakan seminar ini, dengan harapan generasi muda khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia tergerak dan ikut berperan aktif dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan baru,” katanya.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada para juru warta, Minggu (19/5), mengatakan kegiatan yang rutin dilaksanakan FE-UNPRI ini sangat positif dan harus diacungkan jempol. Sebab, kegiatan tersebut dapat menambah wawasan mahasiswa FE-UNPRI dalam berwira usaha. Karena, saat dibangku kuliah mereka sudah memperoleh masukan dan motivasi dari pakar-pakarnya langsung. Sehingga, tokoh pendidikan Sumut ini memyebut, tidak heran lulusan FE-UNPRI mandiri dan mampu membuka lapangan kerja sendiri dengan membuka usaha.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

UNPRI Peringkat III PTS di Sumut Tentang Publikasi Ilmiah Terindeks SCOPUS

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Direktorat Fasilitasi Publikasi Ilmiah Kemristek Dikti menggelar diskusi dengan sejumlah dosen ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.