Home / Medan / Pengemudi Korban Begal di Centre Point Hoax
Istimewa

Pengemudi Korban Begal di Centre Point Hoax

MEDAN, WOL – Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah, menegaskan kasus wanita pengemudi yang menjadi korban kejahatan (begal-red) di Centre Point yang sempat heboh di media sosial ternyata hoax.

“Kita sudah berkeliling Kota Medan dan mengecek seluruh jajaran Polrestabes Medan tidak ada warga melaporkan kasus perampokan terhadap pengemudi wanita tersebut,” ungkapnya kepada Waspada Online, Selasa (7/11).

Febriansyah mengimbau kepada masyarakat Kota Medan ataupun netizen pengguna media sosial, agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang kebenarannya belum tentu terjadi.

“Ini jelas sangat merugikan semua pihak. Sebab sampai saat ini belum ada laporan yang diterima Polrestabes Medan maupun polsek jajaran. Mungkin kasus ini bukan di wilayah Kota Medan,” bebernya.

Kasat Reskrim juga menambahkan kasus serupa (viral medsos-red) juga terjadi dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Gagak Hitam/Ringroad Sunggal antara mobil Toyota Kijang Innova BK 1337 JJ dan mobil HRV BK 19 K pagi tadi.

“Netizen menyebutkan penumpang mobil Toyota Innova ada empat orang hendak merampok pengemudi mobil HRV dan kecelakaan ini sebagai modus baru perampokan,” sebutnya.

Febriansyah menjelaskan kejadian sebenarnya itu berawal saat mobil Toyota Kijang Innova yang dikemudikan Andi Irwansyah (25) warga Jalan Wahidin, Gang Kemung, Kelurahan Jati Makmur, Medan menabrak mobil Honda HRV yang dikendarai oleh seorang wanita bernama Kiki Meilani. Akibat kecelakaan itu, bagian depan mobil Innova ringsek, dan bagian belakang mobil HRV penyok.

“Setelah kecelakaan terjadi, kedua pengemudi mobil kami bawa ke Polsek Sunggal. Saat digeledah dari dalam mobil Innova ditemukan kunci letter T dan pistol mainan,” jelasnya.

Lanjut dikatakannya, masyarakat yang mendapat informasi kurang akurat kemudian menyebutkan bahwa kejadian ini adalah perampokan modus baru kemudian informasinya disebar ke media sosial yang kini menjadi viral.

“Padahal, tidak ada aksi perampokan atas informasi yang kini viral di media sosial. Dari dalam mobil Innova ditemukan tiga buah anak kunci T. Nah saat ini pengemudi mobil Innova untuk sementara terpaksa diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Febriansyah.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Waka Poldasu Bantu Anak 3 Tahun Pasien Kanker Gusi Butuh Darah

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memberikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: