Home / Fokus Redaksi / “Penertiban Papan Reklame Ilegal Dilakukan Polrestabes, Seharusnya Pemko Medan Malu”
Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong. (WOL Photo/muhammad rizki)

“Penertiban Papan Reklame Ilegal Dilakukan Polrestabes, Seharusnya Pemko Medan Malu”

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, mengapresiasi kebijakan Polrestabes Medan yang telah menertibkan 30 papan reklame tanpa izin belum lama ini. Menurutnya tindakan yang dilakukan kepolisian tersebut menjadi ‘pelajaran’ bagi Pemko Medan yang dianggap tidak mampu menegakkan Perda yang telah disepakati bersama.

“Harusnya Pemko Medan malu, karena tugasnya menertibkan papan reklame bermasalah, justru dikerjakan Polrestabes Medan. Pemko Medan harus meniru inisiatif ini,” ketusnya, Selasa (4/9).

Dikatakan, polisi saat ini mengambil alih tugas Pemko Medan untuk menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan. Artinya, Kapoldasu dan Kapolrestabes ternyata mendengarkan keluhan DPRD Medan yang terus menyuarakan kota ini sudah bagaikan hutan reklame.

baca: Polrestabes Bongkar 30 Papan Reklame Ilegal

“Banyaknya reklame ilegal berdiri di Kota Medan mengakibatkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun ke tahun. Di tahun 2018 saja, PAD Kota Medan dari sektor ini belum tercapai dan masih jauh dari yang diharapkan. Dari target lebih Rp100 miliar, hingga Semester I baru mampu mendapatkan Rp3 miliar saja,” sindir politisi Partai Demokrat ini.

Pemko Medan harusnya merasa malu karena aparat Kepolisian lebih peka terhadap keluhan warga terkait reklame di kota ini. “Mungkin polisi sudah tidak sabar melihat banyaknya reklame tanpa izin, makanya Kapoldasu mengeluarkan instruksi untuk menertibkannya,” pungkasnya.

baca: Kapolrestabes Bongkar Baliho Ilegal

Senada dengan Parlaungan, anggota Komisi D DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, menyebut banyaknya reklame ilegal di Medan sudah sangat meresahkan. Sebab jumlah papan reklame tidak sesuai jumlah dan PAD yang didapat.

“Memang, bisa saja ada kerja sama Polisi dengan Pemko Medan dalam hal penertiban ini. Tapi seharusnya Pemko yang berada di depan karena itu merupakan tugas dan fungsinya,” sebut PDIP itu.

Pada berita sebelumnya Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, menyebutkan penertiban puluhan papan reklame tanpa izin tersebut guna menindaklanjuti program 100 hari kerja Kapoldasu, Brigjen Pol Agus Andrianto.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD Sarankan Pelataran Parkir Eks Aksara Plaza Jadi Relokasi Pedagang

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS, menilai pelataran parkir eks Aksara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: