Home / Medan / Pendataan Lemah, Honor Imam Masjid dan Guru Gereja Tertunda
WOL Photo

Pendataan Lemah, Honor Imam Masjid dan Guru Gereja Tertunda

MEDAN, Waspada.co.id – Dari Rp60 miliar dana bantuan sosial (Bansos) yang dialokasikan di APBD Pemko Medan Tahun Anggaran 2018, sekitar Rp27 miliar di semester I akan segera dicairkan untuk jasa pelayanan bagi warga Kota Medan.

Lambannya pendistribusian dana dimaksud disebabkan kurang lengkapnya data administrasi penerima.
Demikian disampaikan Kabag Sosial dan Pendidikan Pemko Medan, Ahmad Raja Nasution, di hadapan dewan Komisi B DPRD Medan saat rapat dengar pendapat (RDP), Senin (10/9) kemarin.

Rapat dipimpin Ketua Komisi B Rajuddin Sagala didampingi Wakil Ketua Komisi B, Edward Hutabarat. Selain Ahmad Raja, turut didampingi beberapa stafnya. Menyikapi penjelasan Ahmad Raja Nasution, Ketua Komisi B DPRD Medan, Rajuddin Sagala, didampingi Edward mendesak bagian Sosial Pemko Medan melakukan percepatan pencairan.

“Kita prihatin tenaga pelayan seperti imam masjid, guru maghrib mengaji, guru sekolah minggu dan jasa lainnya hingga September ini belum mendapat honor. Kita harapkan bagian sosial menjemput bola perbaikan kelengkapan data penerima,” ujarnya.

Ditambahkan Rajuddin, jika ada data yang tidak valid seharusnya segera dikonfirmasi ke lurah atau kepling. “Kalau masih ada data yang kurang lengkap sebaiknya segera diganti. Jangan gara-gara satu atau dua orang semua menjadi korban,” terang politisi PKS itu seraya mengaku akan terus mengupayakan upaya percepatan pencairan demi kebutuhan warga.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Medan, Edward Hutabarat, mendorong supaya disegerakan pencairan honor. Bagi pihak yang tidak dapat melengkapi berkas sebaiknya diganti saja. “Jangan sampai terjadi Silpa karena ulah seseorang. Ganti saja data yang kurang lengkap, karena masih banyak yang belum kebagian,” ketus politisi PDIP itu.

Masih dalam penjelasan Kabag Sosial dan Pendidikan Pemko Medan, Ahmad Raja Nasution, adapun kendala proses pencairan secara umum dikarenakan masalah nomor rekening penerima, nomor kontak, data yang berbeda dan lainnya. Saat ini pihaknya sedang merampungkan data pelengkapan berkas.

“Banyak persyaratan yang belum dilengkapi penerima jasa pelayan. Saat ini kita masih menunggu kelengkapan berkas. Memang jika sampai akhir bulan September ini tidak bisa dilengkapi akan kita tinggal. Sehingga, paling lambat pada pertengahan Oktober sudah dapat cair keseluruhan,” jelas Ahmad Raja didampingi stafnya Tom.

Ditambahkan Ahmad Raja, untuk Tahun Anggaran 2018, Pemko Medan telah mengalokasikan dana bantuan sosial sebesar Rp60 miliar. Adapun jumlah penerima bantuan jasa pelayanan tersebut sekitar 18.242 orang di seluruh Kota Medan.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ribuan Warga Meriahkan Senam Jantung Sehat di CFD

MEDAN, Waspada.co.id – Kemeriahan Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka Medan, semakin bertambah saat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: