Newsticker
WOL / Medan / Pendaftaran Calon Bintara TNI-AD Dibuka

Pendaftaran Calon Bintara TNI-AD Dibuka

MEDAN, WOL – Mabes TNI-AD membuka pendaftaran calon Bintara Prajurit Karier TNI TA 2015. Calon wajib memenuhi persyaratan Warga Negara Indonesia (WNI), beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Syarat lainnya berumur sekurang-kurangnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 17 September 2015,” jelas Kapendam I/BB, Kolonel Enoh Solehuddin, Jumat (31/7).

Selain itu, kata Enoh, syarat yang dipenuhi tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata. Tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Laki-laki dan/perempuan, bukan anggota /mantan Prajurit TNI/Polri atau PNS TNI. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK baik Negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut.

Enoh memaprkan, untuk lulusan SMA/MA/SMK tahun 2010, nilai ujian nasional rata-rata minimal 6,5 ; lulus SMA/MA/SMK tahun 2011dan 2012, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dengan nilai ujian sekolah) minimal 6,8; lulus SMA/MA/SMK TA 2013 dan 2014 nilai akhir rata-rata (gabungan Nilai Ujian Nasional dengan Nilai Ujian Sekolah) minimal 6; lulus SMA/MA/SMK Tahun 2015, lulus ujian nasional dengan nilai minimal rata-rata 55. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

Kemudian, sambung Enoh, belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan dua tahun setelah selesai pendidikan pertama. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Harus mengikuti pemeriksaan/ pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan meliputi : administrasi, kesehatan, jasmani, wawancara, psikologi dan akademik.

“Harus ada persetujuan dari orang tua/wali dan orang tua/wali, selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun,” katanya. (wol)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

foto: bbc

Cara Delevingne Terpilih Jadi Bond Girl Terbaru

LOS ANGELES, WOL – Aktris dan model muda berbakat, Cara Delevingne, dikabarkan telah mewujudkan keinginannya ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.