Home / Fokus Redaksi / Pembunuh Purn TNI AU Tergiur Uang Korban Rp4 Juta
WOL Photo

Pembunuh Purn TNI AU Tergiur Uang Korban Rp4 Juta

MEDAN, Waspada.co.id – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, melalui Kasubdit III Jahtanras Dit Reskrimum Poldasu, AKBP Maringan Simanjuntak, menjelaskan terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Rusdianto Barus purnawirawan TNI AU berawal dari sidik jari menggunakan media cuka dan air panas.

“Terungkapnya identitas korban juga dikuatkan keterangan keluarganya yang mengenali pakaian dalamnya,” ungkap Maringan, Senin (13/8).

Dikatakan, dalam kasus pembunuhan petugas meringkus seorang pelaku bernama Pery Ginting (31) warga Binjai.

“Tersangka tergiur melihat uang sekitar Rp4 juta ketika korban membayar minumannya di sebuah warung di Binjai,” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Percut Seituan itu menuturkan, berhasilnya kasus ini diungkap dan tertangkapnya pelaku berdasarkan hasil olah TKP yang diketahui korban memiliki kegemaran berburu tupai dan selama dua bulan belakangan kerap bersama tersangka Pery.

Biasanya perburuan tupai itu dilakukan korban di kawasan Binjai Selatan. Sedangkan tersangka sering berburu di sekitar tempat kejadian perkara.

“Aksi pembunuhan itu memang sudah direncanakan tersangka, diawali ketertarikan untuk menguasai harta benda korban,” jelas Maringan.

Lebih lanjut dikatakannya, tersangka membawa parang miliknya untuk digunakan menghabisi korban. Kemudian tersangka yang masih lajang itu merencanakan mengeksekusi korban di tempat kejadian perkara (TKP) yang situasinya sudah dikenalinya.

“Namun tersangka salah perkiraan karena pada waktu kejadian, korban tidak membawa uangnya seperti yang dilihat semula. Dia hanya merampas handphone (HP) dan sepeda motor korban serta dompet,” ungkapnya sembari mengaku kalau tersangka membantah telah memenggal kepala korban.

“Tersangka mengaku hanya dua kali menebas korban dan kepalanya tidak putus. Dugaan kita dan berdasarkan kondisi kaki korban yang ditemukan bekas gigitan binatang, kepala korban terputus karena ditarik (binatang) hingga 15 meter,” terang Maringan.

Sementara itu Kanit II Buncil Kompol Hendra, didampingi Kanit V VC Kompol Daniel Marundiri, mengatakan tersangka dijerat Pasal 340 jo Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Poldasu Bekuk 7 Penculik, Salah Satunya Oknum Polri

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Subdit III/Umum Unit 3 Ditreskrimum Polda Sumut, meringkus komplotan pelaku penculikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: