Home / Medan / Pelaku Cabul Keponakan Tertangkap Basah Saat Beraksi di Kamar
WOL Photo

Pelaku Cabul Keponakan Tertangkap Basah Saat Beraksi di Kamar

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Reskrim Polsek Medan Sunggal tangkap tersangka pencabulan terhadap keponakannya yang masih memakai seragam SMP di Gang Turi, Kelurahan Sei Sikambing B.

“Dari tersangka Solihun (35) penduduk Jalan Nuri, Lingkungan I, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, penyidik menyita barang bukti berupa sebuah gunting, sepasang pakaian seragam sekolah dan lainnya,” ujar Kanit Reskrim, Iptu Philip Purba SH MH, kepada Waspada Online, Sabtu (1/12).

Kanit yang didampingi Panit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Ipda J Simamora SH, menjelaskan peristiwa pencabulan itu terjadi Rabu (28/11) sekira pukul 19.30 WIB. Berawal saat korban pelajar kelas II SMP, Bunga (13) bukan nama sebenarnya, penduduk Jalan Gatot Subroto Medan, baru pulang dan duduk-duduk bersama adiknya makan di ruang tamu.

Setelah selesai makan, sang adikpun keluar bermain bola di lapangan dekat rumah korban. Lalu korban menutup pintu namun tidak terkunci masuk ke dalam kamar hendak mengganti baju, dengan posisi pintu kamar terbuka.

Sewaktu korban membelakangi pintu, tiba-tiba tersangka masuk dan langsung merangkul leher korban dengan kedua tangan tersangka. Dimana tangan kirinya menodongkan senjata gunting ke leher kiri korban sambil mengancam untuk tidak berteriak.

Tindakannya bukan sampai di situ saja, melainkan memeras kedua payudara korban. Terus tersangka menyuruh korban untuk membuka baju sambil menciumi pipi kanan korban sehingga korban membuka rok saja.

Korban masih menggunakan baju sekolah dan celana dalam, lalu tersangka menyuruh korban untuk berbaring di atas tempat tidur sambil menodongkan gunting tersebut.

Karena takut, korbanpun menuruti kemauan tersangka dan berbaring di atas tempat tidur, lalu tersangka naik ke atas korban dan hendak membuka celana dalam korban.

Di saat itulah adik korban datang dan melihat tersangka berada di atas tempat tidur sehingga tersangka langsung berdiri dan lari ke arah belakang. Lalu korban keluar meminta pertolongan warga.

Timsus Reskrim dipimpin Ipda J Simamora SH mendapat informasi dari masyarakat tentang kejadian tindak pidana pencabulan langsung turub ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan, dan akhirnya tersangka dibekuk.

“Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 82 ayat (1) Jo 76 E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002, Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas Philip.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polsek Sunggal Bekuk Komplotan Pencuri ATM 7 Kali Beraksi

MEDAN, Waspada.co.id – Polsek Sunggal bekuk komplotan pencuri ATM yang sudah tujuh kali beraksi, Rabu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: