_
Home / Medan / Pelaku Cabul di Medan Labuhan Harus Dapat Hukuman Berat
WOL Photo

Pelaku Cabul di Medan Labuhan Harus Dapat Hukuman Berat

MEDAN, Waspada.co.id – Mencuatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Jalan Pancing Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan kemarin, membuat politisi perempuan asal Medan Utara ini angkat bicara. Sebagai orangtua, dirinya merasa apa yang dilakukan pelaku sangat tidak manusiawi dan harus mendapatkan hukuman yang berat.

“Perilaku tersangka itu tidak pantas disebut sebagai manusia. Kenapa dia tega berbuat seperti itu kepada anak di bawah umur? Atau jangan-jangan pelaku ini punya penyimpangan orientasi seksnya? Kemudian bagaimana psikologis korban ke depannya, apa si pelaku nggak mikir? Harus ada hukuman yang setimpal kepada pelaku agar ada efek jera bagi mereka yang ingin coba berbuat hal serupa,” ketus Siti Suciati kepada Waspada Online, Jumat (11/10).

Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra ini menambahkan, korban kejahatan seksual menyimpang terjadi bukan tanpa sebab. Minimnya pengawasan orangtua, menjadi salah satu indikasi penyebab aksi kurang berakhlak tersebut.

“Bukan cuma pegawasan orangtua yang minim, tapi juga karena adanya kesempatan. Dari celah itu lah para predator anak ini coba memanfaatkannya,” imbuhnya.

Uci sapan akrabnya mengakui, kawasan Medan Utara cukup padat jumlah penduduknya. Ditambah lagi kedua orangtua fokus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhasil, lemahlah pengawasan terhadap anak-anak mereka. “Rata-rata pelaku yang terbongkar kedoknya itu orang yang sangat mengenal korbannya. Jadi, orangtua tidak menaruh curiga,” ujarnya.

Di samping itu, mudahnya mengakses situs-situs terlarang melalui internet dan media sosial juga tak bisa dipisahkan dari tindak tanduk predator anak di bawah umur.

“Macam pelaku MA (37), katanya habis nonton film begituan dia lampiaskan hasratnya kepada korban abang beradik. Itu menunjukkan pemerintah kita belum maksimal mengcounter situs-situs berbau negatif. Kalau sudah begini, intinya orangtua harus lebih ekstra lagi mengawasi anak-anak mereka,” sarannya.

Pada berita sebelumnya, Polres Belawan bersama Polsek Medan Labuhan menangkap pelaku pencabulan terhadap dua abang beradik berinisial MA (37). Kedua korban berinisial MSA (11) dan FR (9) warga Medan Labuhan, “digarap” pelaku di gudang, Jalan Pancing, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.
Dalam aksinya, pelaku mengiming-imingi para korbannya dengan menjanjikan mie, nasi goreng dan uang Rp2000.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

适适

Check Also

Terlibat Asusila, Karyawan Alfamart Dituntut 5 Tahun

MEDAN, Waspada.co.id – Terdakwa kasus asusila, Denis Berkam Lubis, dituntut selama lima tahun penjara saat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.