Home / Medan / Pegawai Carefour Dirampok dan Disekap 3 OTK
WOL Photo

Pegawai Carefour Dirampok dan Disekap 3 OTK

MEDAN, WOL – Kejahatan jalanan dengan jumlah pelaku lebih dari tiga orang terus terjadi di Kota Medan. Kali ini, korbannya pekerja di Mall Carefour, M Ridwan (22) warga Jalan Medan-Batangkuis, Gang Getuk, Desa Seirotan, Percut Seituan, Deliserdang.

Informasi yang diperoleh Waspada Online dari lapangan, Selasa (13/12), kejadian bermula dari korban yang dimintai tolong oleh penjual lontong bernama Bu Ani kepada Ridwan yang mengaku kalau anak perempuannya, Reni Siregar menjalin hubungan sesama sejenis. Mendengar perkataan itu korban berusaha membantu.

Namun naas, diduga pacar anak penjual lontong yang bernama Diana, tak senang hingga berujung melakukan penculikan terhadap Ridwan.

Saat pulang dari kerjaan korban dihadang Toyota Avanza di depan pintu keluar Carefour. Salah seorang terduga anggota Diana turun dan langsung merampas Honda CBR 150 R BK 3216 AGP warna hitam milik korban.

Tak hanya itu, dompet korban berisikan uang Rp1,3 juta, ATM dan surat-surat penting lainnya turut digasak. Selanjutnya, korban diseret ke dalam mobil dan dibawa ke daerah perkebunan sawit-sawit yang tidak diketahui oleh korban.

Di dalam mobil, korban disiksa sekujur tubuhnya dengan cara ditusuk menggunakan senjata tajam hingga kedua matanya nyaris tidak dapat melihat. Atas kejadian itu orang tua korban, Rakino (65) warga Sei Rotan, Percut Seituan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Sumut.

“Menurut cerita anak saya, dia dibawa ke daerah Selesei, Langkat pada Sabtu (10/12). Di rumah yang menjadi tempat penyekapan itu, pelaku kembali menyiksa anak saya hingga tak sadarkan diri,” kata Rakino dengan menunjukkan Laporan korban berdasarkan Nomor : STTLP/1624/XII/2016/SPKT.

Lebih lanjut, Rakino menerangkan, kalau anaknya disiramkan air ke sekujur tubuhnya hingga tak sadarkan diri. Karena tidak kuat menahan siksaan, korban perlahan mencoba membuka ikatan di kaki dan tangannya melalui mulut.

Sayangnya, aksi percobaan kabur oleh korban terendus pelaku. Alhasil, ikatan korban ditambah agar tak dapat mencoba kabur. Begitupun, dewi fortuna masih berpihak kepada korban. Ia berhasil melepaskan ikatan di kakinya lalu korban kabur dengan memanjat tembok dan lari ke perkampungan di daerah tersebut. Oleh warga di sana, korban disembunyikan.

Kemudian, melihat kondisi anak setengah sadar langsung membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawan medis.

“Saya mohon kepada Bapak Kapolda Sumut untuk menangkap seluruh pelaku yang melakukan penculikan terhadap anak saya,” harap Rakino.

Sementara, Kasubdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, mengaku pihaknya sudah menerima laporan tersebut.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Langganan Banjir, Ini Komentar Warga Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba, beberapa komentar pun terlontar dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: