Breaking News
Home / Medan / Pasar Marelan Belum Kantongi AMDAL
WOL Photo
WOL Photo

Pasar Marelan Belum Kantongi AMDAL

MEDAN, WOL – Pasar Marelan masuk dalam daftar ratusan pasar tradisional di Indonesia yang akan direvitalisasi oleh pemerintah. Selain untuk menjadikan pasar tradisional tertata rapi dan modern, arus lalu lintas di seputar pasar tersebut pun menjadi lebih baik.

Menurut tokoh masyarakat Medan Utara, Surianto SH, Pasar Marelan terlalu prematur untuk di resmikan pada awal Februari mendatang. Di mana pasar tersebut belum mengantongi izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diterbitkan oleh Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan.

“Saya ingatkan Pemko Medan jangan terburu-buru meresmikan Pasar Marelan ini. Keluarkan dulu izin AMDAL-nya. Setelah mendapatkan solusi atas lokasi pembuangan limbah pasar ini, silahkan diresmikan. Kita dukung itu. Jangan gara-gara ingin memuaskan syahwat oknum tertentu, masyarakat lainnya menjadi korban,” ujarnya menyikapi wacana relokasi puluhan pedagang yang menjajakan dagangan mereka di Jalan Marelan Raya, Minggu (21/1).

WOL Photo

Lebih lanjut Surianto menjelaskan, sampah-sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah yang berlokasi di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan belum terkelola dengan baik. Akibatnya air limbah sampah tersebut sudah merusak areal persawahan yang ada di sekitar TPA.

“Kalau ada revitalisasi pasar, otomatis jumlah pedagang akan bertambah. Karena itu saya meminta pada Pemko Medan agar pengambilan nomor undian kios diperuntukkan bagi pedagang lama. Jangan ada kepentingan oknum dan Muskpika di kecamatan dilibatkan. Jangan seperti yang terjadi sekarang ini, PD Pasar menentukan sendiri. Karena yang mengetahui daerah adalah camat, bukan Dirut PD Pasar,” ketusnya.

Sebelumnya, Pemko Medan telah mengadakan rapat finalisasi persemian Pasar Marelan di kantor Wali Kota Medan, Senin (15/1) lalu. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution tersebut, meminta dinas terkait menyegerakan relokasi para pedagang kaki lima ke dalam Pasar Marelan sebelum 7 Februari 2018 mendatang ke tempat atau kios-kios yang sudah disediakan oleh Pemko Medan.

Akhyar juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam revitalisasi pasar tradisional ini untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing.

“Jangan ada pihak yang mengambil kesempatan pada moment ini. Pemko Medan hadir menyediakan fasilitas Pasar Marelan ini semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat, pengembangan serta peningkatan perekonomian masyarakat Medan. Nantinya tidak ada lagi pedagang yang menggelar lapak dagangannya di pinggir dan badan Jalan Marelan Raya dan Jalan M Basir,” tegasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

foto: pbsi

Mantap! Merah Putih Lolos ke Semifinal Piala Thomas

BANGKOK, Waspada.co.id – Kemenangan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian di partai keempat memastikan Indonesian lolos ke ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.