_
Home / Medan / Paripurna R-APBD 2020, Fraksi PKS Soroti Minimnya Retribusi Parkir
Rajuddin Sagala. (WOL Photo/M. Rizki)

Paripurna R-APBD 2020, Fraksi PKS Soroti Minimnya Retribusi Parkir

MEDAN, Waspada.co.id – Target pendapatan dari pos parkir retribusi jalan umum yang diusulkan sebesar Rp60 miliar naik sebesar Rp15 miliar. Target tahun 2018, Rp43,81 miliar mengundang tanda tanya besar. Terget ini dinilai bakal memerlukan kerja keras, mengingat realisasi PAD dari sektor ini pada tahun 2018 hanya sebesar Rp19,71 miliar.

“Dengan target ini, Pemerintah Kota Medan harus melipat gandakan 3 kali lipat kerja untuk mencapai target. Target ini tentu sangat fantastis karena berdasarkan realisasi pada tahun 2018 hanya sebesar Rp19,71 miliar atau sebesar 45 persen saja,” jelas Juru Bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Rajudin Sagala, dalam Rapat Paripurna DPRD Medan beragendakan penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi, Rabu (21/8) kemarin.

Rajudin meminta penetapan target ini tidak menjadi kepentingan politik anggaran saja.

“Tentu kami tidak ingin penetapan target ini hanya untuk kepentingan politik anggaran saja, namun dalam realisasinya sulit untuk diwujudkan. Kami minta penjelasan mengenai cara Pemko Medan mencapai target pendapatan ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, F-PKS juga menyoroti penataan tempat parkir di Kota Medan harus terus ditingkatkan karena ke depan volume kendaraan akan semakin meningkat. Ditambah lagi dengan perilaku pengendara yang kurang tertib aturan sehingga seringkali parkir sembarangan.

“Penataan ini termasuk juga pembinaan kepada para juru parkir di Kota Medan khususnya di inti kota yang seringkali abai terhadap kelancaran arus lalu lintas. Sebagai ibu kota provinsi seharusnya Kota Medan sudah memiliki gedung parkir roda 4 ke atas sendiri yang dikelola oleh Dinas Perhubungan. Sehingga kendaraan tidak parkir di sepanjang trotoar Lapangan Merdeka atau ruas jalan di seputaran Lapagan Merdeka, Lapangan Benteng, serta pusat perkantoran di sekitarnya,” imbuhnya.

Dijelaskan, keberadaan tempat parkir yang ada di Lapangan Merdeka misalnya, saat ini terlalu kecil untuk menampung kenderaan yang parkir sehingga perlu dibangun gedung parkir. dengan adanya gedung parkir ini tentu diharapkan bisa mengurai kemacatan di inti kota sebagaimana yang sering terjadi. “Kami mengusulkan agar pemerintah Kota Medan membangun gedung parkir di inti Kota Medan,” pintanya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kadis Perindustrian Zulkifli Sitepu Meninggal, Wali Kota: Almarhum Pria Humoris

MEDAN, Waspada.co.id – Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama Wakil Wali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.