_
Home / Medan / Pansus LKPj TA 2017 Kumpulkan Bukti Penghinaan Dirut PD Pasar ke DPRD
Rajuddin Sagala. (WOL Photo/M. Rizki)

Pansus LKPj TA 2017 Kumpulkan Bukti Penghinaan Dirut PD Pasar ke DPRD

MEDAN, Waspada.co.id – Pernyataan Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, kepada sejumlah anggota DPRD Medan yang duduk di Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPj) Tahun Anggaran 2017, bahwa dirinya tidak pernah melontarkan hinaan kepada institusi DPRD ternyata berbeda dengan hasil temuan sejumlah anggota DPRD Medan.

Dari hasil pengumpulan bukti, Rusdy Sinuraya dengan tegas dan jelas mengatakan Pansus LKPj Tahun Anggaran 2017 bodoh, konyol bahkan mengancam akan melaporkan Pansus ke Polda Sumut termasuk pimpinan DPRD Medan karena telah membacakan rekomendasi yang salah dari fakta yang ada.

“Saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota pansus LKPj TA 2017 yang digelar Jumat (29/6) jam 15.30 WIB di ruang Banmus Gedung DPRD Medan. Dalam pernyataannya beliau mengatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan menghina anggota DPRD Medan yang tergabung dalam pansus LKPJ Tahun 2017. Namun, kenyataannya sangat bertolak belakang dengan bukti yang telah dihimpun dari berbagai media, mulai cetak, online, dan rekaman saat wawancara langsung dengan wartawan yang meliputnya,” jelas Ketua Pansus LKPj TA 2018, Rajudin Sagala, kepada sejumlah awak media di Medan, Selasa (10/7).

Dikatakan Rajudin, tudingan Dirut PD Pasar terhadap institusi DPRD Medan ternyata benar adanya. Wartawan yang dinilai salah mengutip pernyataan Dirut PD Pasar saat itu, juga tidak terbukti. Bukti rekaman dan kliping media mempertegas tudingan Dirut PD Pasar terhadap DPRD Medan.

“Ternyata memang benar adanya, Dirut PD Pasar dengan jelas dan tegas mengatakan pansus LKPJ bodoh, konyol, bahkan akan melaporkan pansus ke Poldasu termasuk Ketua DPRD Medan karena telah membacakan rekomendasi yang salah,” jelasnya.

Ditambahkan Rajudin, semua laporan keuangan yang dibacakan pimpinan DPRD Medan merupakan hasil dari laporan tertulis yang diberikan oleh PD Pasar kepada Pansus LKPj.

“Sangat besar indikasi Dirut PD Pasar sejak ditunjuk memimpin BUMD itu oleh Wali Kota Medan sering melakukan dugaan pembohongan, memanipulasi data yang tidak sesuai dengan fakta yang ada. Seperti dalam pengakuannya sejak PD Pasar dipimpinnya meraih untung. Sampai sekarang belum pernah dari PD Pasar mendatangkan PAD untuk Kota Medan. Padahal Pemko telah menyuntikkan dana dari APBD Medan ratusan miliar,” terangnya.

Lebih lanjut Rajuddin menjelaskan, saat anggota DPRD Medan melakukan RDP bersama PD Pasar, Dirut jarang sekali hadir. Bahkan beberapa kali pertemuan dibatalkan karena ketidakhadiran Dirut termasuk finalisasi LKPj TA 2017 tertunda penyebab utamanya adalah Dirut PD Pasar tidak menghadiri undangan yang sudah terjadwal,” urainya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Dua Mantan Anggota DPRD Medan Ramaikan Pencalonan PKS

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua DPD PKS Kota Medan, Salman Alfarisi, mengaku kalau pihaknya menargetkan 10 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.